Agak Laen tiba-tiba muncul di Pestapora 2025: 'Kami selalu di pihak rakyat'
Grup komedi ini mengisi panggung kosong usai sejumlah musisi mundur karena polemik sponsor PT Freeport Indonesia, sementara Boris Bokir mencuri perhatian dengan kaos Jolly Roger dari One Piece.
Poster film Agak Laen yang dibintangi oleh grup lawak asal Medan dengan nama yang sama. (Foto: Instagram/@podcast.agak.laen)
JAKARTA: Panggung Klab Klub Stage di hari terakhir Pestapora 2025, Minggu (7/9), mendadak dipenuhi lautan manusia. Ribuan penonton rela berdesakan demi melihat kejutan tak terduga: penampilan grup komedi asal Medan, Sumatera Utara, Agak Laen.
Indra Jegel, Boris Bokir, Bene Dion, dan Oki Rengga sukses membuat suasana meledak dengan humor khas mereka, sekaligus membawakan musik yang bikin penonton nostalgia akan kampung halaman. Padahal, nama mereka sebelumnya tidak tercantum dalam line up resmi festival musik ini.
"Terima kasih sudah nonton Agak Laen bareng-bareng. Kami mau ngucapin terima kasih buat Bang Ucup, udah ngasih kesempatan kita untuk tampil di sini," ucap Oki Rengga dari atas panggung.
Ia menegaskan bahwa banyak yang bertanya-tanya kenapa mereka tidak diumumkan sebelumnya. "Memang kami enggak di-line up!" tambahnya, dikutip dari Kompas.
Boris Bokir kemudian mengungkap bahwa ide tampil di Pestapora datang langsung dari mereka. “Seperti teman-teman tahu, banyak kekosongan di stage. Jadi kita tawarkan ke Bang Ucup, ‘Bang, berkenan enggak kalau Agak Laen isi di sini?’” katanya.
Kehadiran Agak Laen di Pestapora 2025 menjadi kejutan karena tidak terjadwal. Mereka mengisi salah satu panggung yang kosong akibat beberapa musisi memilih membatalkan penampilan mereka, usai beredar kabar festival ini disponsori PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dituding berkontribusi merusak lingkungan di Papua.
Hal ini menimbulkan polemik sehingga Festival Director Pestapora 2025, Rizki Aulia alias Kiki Ucup, pun ramai menuai cibiran dari netizen di media sosial.
BIKIN RINDU KAMPUNG HALAMAN
Kehadiran Agak Laen bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga jadi ajang nostalgia. Mereka membawakan lagu-lagu Batak populer seperti Alusi Au dan Boru Panggoaran.
Suasana pun pecah: penonton serentak bernyanyi dan menari, terutama yang berasal dari Medan dan mendadak rindu kampung halaman.
Tak berhenti di situ, gimik komedi tetap mereka sisipkan. Saat Indra Jegel mengajak penonton berteriak "We want more", Oki tiba-tiba kembali ke panggung dengan ekspresi dramatis. "Kita terharu. Ya Allah, kita udah keluar padahal. We want more," ucap Oki, memancing tawa pecah di tengah kerumunan.
Puncak penampilan mereka ditutup dengan lagu Terlatih Patah Hati dari The Rain, membuat penonton kompak bernyanyi dan berjoget bersama.
'DI PIHAK RAKYAT'
Di sela penampilan, Oki Rengga juga menyampaikan pernyataan tegas yang bikin kaget sebagian penonton.
"Sebelum kami menyanyikan lagu selanjutnya, percayalah kami berempat selalu berada di pihak rakyat," katanya lantang, dikutip dari IDN Times.
Meskipun singkat, kalimat tersebut langsung disambut riuh berbagai reaksi dari penonton.
Sementara itu, Boris Bokir menarik perhatian dengan kaus hitam bergambar bendera Jolly Roger dari One Piece, simbol yang kerap diasosiasikan sebagai bentuk kritik generasi muda terhadap sistem yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
Momen langka tampil di festival musik sebesar Pestapora juga dimanfaatkan Agak Laen untuk promosi film terbaru mereka. "Eh mungkin, mungkin ini kita tidak di-line up, tapi diingat 27 November Agak Laen tayang ya," ujar Indra Jegel, langsung disambut sorakan penonton.
Oki pun menambahkan bahwa film kedua Agak Laen bakal berjudul Menyala Pantiku. "Teman-teman, nanti Agak Laen kedua judulnya Menyala Pantiku. Jadi kalau kita bilang Agak Laen, kalian jawabnya Menyala Pantiku. Bisa ya coba sekali?" ucapnya, membuat ribuan penonton spontan meneriakkan respons kompak.
Selain Agak Laen, musisi Ari Lasso yang juga tampil di hari terakhir, menunjukkan dukungan penuh pada Pestapora 2025, termasuk pada Festival Director Kiki Ucup.
"Tidak apa musik menjadi suatu penyampaian aspirasi. Tapi kita juga harus menghargai usaha Ucup dan teman-teman tanpa kita harus mengurangi rasa peduli dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini," katanya di atas panggung, dikutip dari CNN Indonesia.
Ia melanjutkan, "Kita saling jaga, saling rangkul di tengah banyak isu-isu yang suram ini."
Pihak Pestapora 2025 sendiri dalam pernyataan resmi mereka pada Sabtu (6/9) telah menegaskan telah memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Mereka memastikan penyelenggaraan hari kedua dan ketiga tidak lagi terikat atau berafiliasi dengan perusahaan tersebut.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.