Skip to main content
Iklan

Lifestyle

ADOR menyerang balik, cegah NewJeans teken kontrak iklan tanpa persetujuan

Label di bawah naungan HYBE itu dengan tegas menyatakan "kontrak eksklusif kami tidak dapat dihentikan secara sepihak hanya berdasarkan klaim dari satu pihak."

ADOR menyerang balik, cegah NewJeans teken kontrak iklan tanpa persetujuan

Girlband NewJeans dalam salah satu unggahan mereka di media sosial. (Foto: Instagram/@newjeans_official)

Label rekaman NewJeans, ADOR, mengajukan gugatan hukum untuk memastikan girlband K-pop tersebut tidak dapat menandatangani kontrak iklan secara mandiri tanpa persetujuan.

ADOR, yang berada di bawah naungan agensi HYBE, menganggap langkah ini penting demi menjaga stabilitas dalam industri K-pop. 

"Keputusan ini diambil untuk mencegah kebingungan dan potensi kerugian kepada pihak ketiga, termasuk pengiklan," bunyi ADOR dalam siaran pers mereka, dilansir dari Allkpop. 

"Membiarkan pemutusan kontrak eksklusif dan aktivitas independen tanpa prosedur hukum dapat melemahkan investasi di industri hiburan dan mengganggu stabilitas industri K-pop," lanjut mereka.

NewJeans—yang beranggotakan Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein—pada September 2024 menuduh ADOR melakukan intimidasi, pelecehan, dan manipulasi.

Dua bulan kemudian, girlband ini meminta agar kontrak mereka dihentikan.

Para anggota NewJeans bahkan sempat menggelar konferensi pers yang mengumumkan rencana hengkang dari ADOR. 

Pada kesempatan itu, NewJeans memberikan peringatan bahwa mereka akan memutuskan kontrak jika pelanggaran kontrak tidak segera diperbaiki.

Klaim ini turut diperkuat dengan kesaksian anggota NewJeans, Hanni, dalam keterangannya pada sidang Majelis Nasional pada 15 Oktober 2024. 

"Aku menyadari bahwa ini bukan hanya sekadar perasaan. Aku benar-benar yakin bahwa perusahaan membenci kami."

Namun, Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Korea Selatan menolak klaim pelecehan yang diajukan oleh NewJeans.

Menanggapi langkah NewJeans, ADOR mengungkapkan, "Kami menyesalkan bahwa konferensi pers mengenai penghentian kontrak eksklusif direncanakan dan dilaksanakan tanpa tinjauan yang cukup, sebelum menerima tanggapan atas pemberitahuan hukum."

ADOR juga mengajukan gugatan terhadap NewJeans untuk "menegaskan bahwa kontrak mereka tidak dapat dihentikan secara sepihak berdasarkan klaim tersebut."

"Langkah ini diperlukan untuk menjelaskan kepada artis dan semua pihak terkait bahwa kontrak eksklusif kami tidak dapat dihentikan secara sepihak hanya berdasarkan klaim dari satu pihak," bunyi pernyataan dari ADOR.

"Penting untuk meluruskan kesalahpahaman bahwa kontrak eksklusif dengan artis secara sah sudah berhenti, karena ini dapat menyebabkan artis terlibat dalam aktivitas hiburan yang melanggar kesepakatan yang ada."

ADOR juga dengan tegas membantah semua tuduhan yang diajukan oleh NewJeans.

Sementara itu, grup yang dikelola oleh mantan CEO ADOR, Min Hee-jin, ini sudah membuat akun Instagram baru, @jeanzforfree, pada Minggu (15/12) lalu, berbeda dari akun resmi di bawah ADOR. 

Akun baru ini memicu spekulasi mereka akan berganti nama menjadi "NewJeanz" karena nama grup "NewJeans" kini jadi sengketa dengan ADOR. 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan