700 ribu fans minta penjelasan Heeseung hengkang dari ENHYPEN
Surat tulisan tangan sang vokalis utama rupanya tak mampu meredam berbagai spekulasi. Fans ingin ia tetap menjadi bagian dari grup sembari berkarier solo.
Heeseung memutuskan hengkang dari ENHYPEN pada Selasa, 9 Maret 2026. (Foto: Dok. Belift Lab)
Pengumuman Heeseung akan hengkang dari boy group K-pop ENHYPEN dan akan meniti karier solo pada awal pekan ini mengejutkan publik. Penggemar grup ini, yang akrab disebut ENGENE, pun mengekspresikan rasa sedih dan bingung, sekaligus berspekulasi tentang apa yang sebenarnya tersebut.
Pengumuman hengkangnya Heeseung dipublikasikan oleh Belift Lab, anak perusahaan HYBE Labels yang menaungi ENHYPEN, pada Selasa (10/3). Meski tetap berada di bawah naungan Belift Lab, sang idol kini akan mengejar karier solo.
Sejak debut pada November 2020 melalui program survival I-LAND, ENHYPEN membangun basis penggemar global yang kuat. Citra fantasi vampir yang khas serta performa yang rapi menjadi daya tarik utama mereka.
Heeseung, yang luas dikenal sebagai vokalis utama grup, selama ini dianggap sebagai salah satu sosok utama grup itu oleh para ENGENE.
Dalam surat tulisan tangan Heeseung yang dibagikan kepada fans pada Selasa, sang idol menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari "diskusi panjang" dengan agensi mengenai bagaimana ia akan memperkenalkan karya individunya.
"Enam tahun yang aku jalani dipenuhi dengan momen yang terlalu berharga untuk digambarkan," tulisnya.
"Setelah membagikan hasil karya pribadiku kepada perusahaan dan mendiskusikan cara terbaik untuk menampilkannya, aku membuat keputusan besar untuk mengikuti arah yang disarankan perusahaan agar aku bisa menyapa ENGENE dengan versi diriku yang lebih baik."
Ia juga menambahkan bahwa dirinya berharap bisa segera bertemu kembali dengan para penggemar melalui musik barunya, sembari terus mendukung ENHYPEN dari luar grup.
PENUH SPEKULASI
Kabar ini mengejutkan banyak penggemar dan dengan cepat menyebar di media sosial. Diskusi membludak di platform X dan Weverse. Para fans membagikan reaksi serta pesan dukungan untuk grup maupun Heeseung.
Sebagian pendukung bahkan membuat kampanye daring untuk menuntut kejelasan lebih lanjut soal keputusan tersebut.
Hingga Rabu (11/3), tercatat sekitar 700 ribu orang sudah menandatangani petisi di Change.org yang mendesak Belift Lab dan HYBE untuk mempertimbangkan kembali langkah tersebut, menurut laporan The Korea Times.
"Kami, penggemar dan pendukung ENHYPEN, sangat khawatir dengan pengumuman bahwa Heeseung akan keluar dari grup untuk merilis album solo," demikian isi petisi tersebut.
"Meskipun kami sepenuhnya mendukung pertumbuhan artistik Heeseung dan kesempatan baginya untuk mengeksplorasi musik solo, kami sangat percaya bahwa karier solo seharusnya tidak mengharuskan dirinya meninggalkan ENHYPEN," lanjut petisi itu, seraya menambahkan bahwa banyak artis K-pop lain yang tetap menjalani aktivitas grup sambil mengerjakan proyek individu.
Sentimen ini menggema luas di dalam fandom. Bagi sebagian pendukung, isu utamanya bukan pada kemungkinan karier solo itu sendiri, melainkan pada situasi dan latar belakang keputusan tersebut.
Waktu pengumuman juga memicu reaksi negatif. Kabar itu muncul tak lama setelah ENHYPEN merilis mini album ketujuh mereka, The Sin: Vanish, pada Januari lalu. Oleh sebab itu, aneh jika dua bulan kemudian, grup ini berubah formasi di tengah pencapaian mereka.
Di Instagram, seorang penggemar menulis bahwa keputusan ini menyisakan banyak pertanyaan tanpa jawaban.
"Sebagai penggemar yang setia dan berdedikasi, kami pantas mendapatkan kebenaran," tulis komentar tersebut.
"Banyak artis lain di bawah perusahaan yang sama tetap bisa menjalani karier solo sambil menjadi bagian dari grup. Mengapa hal itu tidak mungkin bagi seseorang yang sesukses Heeseung?"
Namun, ada juga fans yang mengambil pendekatan lebih tenang, mengajak fandom untuk mendukung kedua belah pihak selama masa transisi ini.
"Mari kita dukung Heeseung, ini pasti tidak mudah baginya juga," tulis penggemar lain secara daring. "Sekarang kita harus mendukung ENHYPEN sebagai enam anggota dan Heeseung sebagai solois."
Seorang penggemar menyebut Heeseung sebagai "ulang punggung vokal grup sejak debut," serta menegaskan bahwa banyak penggemar akan tetap mendukungnya jika berkarier solo.
Baik agensinya maupun sang idol tidak mengaitkan hal ini dengan masalah kesehatan. Namun, kekhawatiran tentang kondisi kesehatan Heeseung juga riuh di kalangan penggemar.
Rekaman panduan fan chant terbaru untuk lagu Big Girls Don't Cry kembali beredar secara daring. Dalam klip tersebut, Heeseung tampak sejenak tertidur saat proses syuting.
Potongan video itu menyebar luas di komunitas penggemar dan memicu diskusi tentang tekanan fisik dan mental yang mungkin ia alami di balik layar.
Bagi ENHYPEN, beberapa bulan ke depan akan menjadi ujian untuk melihat bagaimana grup ini beradaptasi dengan formasi baru beranggotakan enam orang, serta seberapa kuat mereka mampu mempertahankan momentum.
Sementara bagi Heeseung, fokus kini tertuju pada bagaimana ia membangun identitas sebagai artis solo, sembari membawa ekspektasi besar dari basis penggemar yang selama ini selalu mengaitkan namanya dengan grup.
Bagi banyak fans, harapannya sederhana: keduanya bisa melangkah maju tanpa kehilangan hal-hal yang sejak awal membuat grup ini begitu berarti bagi mereka.
"Kami mendukung Heeseung. Kami mendukung ENHYPEN," demikian penutup petisi di Change.org tersebut. "Kami percaya keduanya bisa berjalan berdampingan."
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.