Belum 'move on' dari The Odyssey? Ini rekomendasi 7 buku usai nonton film Christopher Nolan
Novel fantasi mitologi Yunani hingga kisah perang nyata, deretan bacaan ini bisa menjadi teman kamu yang masih ingin menjelajahi dunia Odysseus lebih jauh.
Aktor Matt Damon berperan sebagai Odysseus dalam film The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan. (Foto: Dok. Universal Pictures)
Kamu mungkin sudah menonton film The Odyssey garapan Christopher Nolan yang bertabur bintang Hollywood. Film ini mengundang banjir ulasan, baik yang positif maupun review negatif, dari kritikus film, akademisi, maupun penggemar film umum.
Namun, jika kamu masih penasaran dengan kisah epic mitologi Yunani karya Homer yang sudah bertahan sekitar 3.000 tahun, beberapa buku berikut ini layak masuk daftar bacamu.
The Odyssey mengikuti perjalanan Odysseus (Matt Damon), Raja Ithaca, yang berusaha pulang ke rumah setelah berakhirnya Perang Troya.
Dalam perjalanan pulang selama 10 tahun, ia harus menghadapi berbagai rintangan, mulai dari monster mitologi, amarah para dewa, hingga godaan yang menguji tekadnya untuk kembali kepada keluarganya.
Sementara itu, sang istri, Penelope (Anne Hathaway) berjuang mempertahankan kerajaannya dari para pelamar yang ingin merebut takhta, ditemani putranya, Telemachus (Tom Holland), yang mulai mencari jejak ayahnya.
Film ini juga menghadirkan Zendaya sebagai Dewi Athena, Robert Pattinson sebagai Antinous, Charlize Theron sebagai Circe, Lupita Nyong'o sebagai Helen dari Troy dan Clytemnestra, serta Jon Bernthal sebagai Raja Sparta, Menelaus.
Paling sedikit ada tujuh buku yang setidaknya menawarkan kisah petualangan yang tak kalah seru untuk Kalau kamu masih ingin tenggelam dalam dunia yang dipenuhi dewa, monster, dan perjalanan epik. Apa saja?
DRAMA DEWA YUNANI
Mythos: The Greek Myths Retold karya Stephen Fry
Para dewa Yunani kuno memang mahakuasa, tetapi mereka juga punya kelemahan yang sangat manusiawi.
Pohon keluarga para dewa Olympus dipenuhi rasa iri, pengkhianatan, hingga kebiasaan ikut campur dalam urusan manusia. Rasanya seperti menonton sinetron, hanya saja lengkap dengan sambaran petir.
Penulis dan komedian Stephen Fry mengeksplorasi drama penuh konflik, baik di atas langit dan dunia bawah alam arwah, dengan sangat detail di setiap momennya.
Mengenal berbagai karakter ini akan memberimu pemahaman singkat tentang mitologi yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang.
Tips tambahan, pilih versi audiobook-nya. Stephen Fry sendiri yang membacakannya, sehingga para dewa terasa benar-benar hidup lewat suaranya yang khas.
Durasi audibook-nya memang sekitar 15 jam, tetapi waktu akan terasa berlalu begitu cepat.
Setelah itu, masih ada tiga buku lain dalam seri mitologi Yunani karya Fry yang sama-sama memikat, termasuk versi penceritaan ulang The Odyssey.
KISAH PENYIHIR YANG EMOSIONAL
Circe karya Madeline Miller
Seperti apa kisah hidup penyihir, atau nymph, yang memikat Odysseus dan mengubah para prajuritnya menjadi babi?
Madeline Miller mengajak pembaca memasuki dunia Circe, mulai dari masa kecilnya yang penuh luka sebagai anak Titan yang tidak dicintai, hingga kehidupannya sebagai penyihir yang hidup dalam pengasingan di sebuah pulau terpencil.
Dalam novel ini, kita melihat Odysseus melalui sudut pandang Circe yang bijaksana, yang mampu menangkap luka dan kontradiksi dalam diri sang pahlawan perang ciptaan Homer.
Novel ini dipenuhi deskripsi yang indah dan puitis. Kamu akan langsung terpikat sejak kalimat pembukanya, yang terdengar seperti mantra sihir:
"Saat aku lahir, belum ada nama untuk sosok sepertiku. Mereka memanggilku nymph, mengira aku akan sama seperti ibuku, para bibiku, dan ribuan sepupuku."
"Sebagai yang paling rendah di antara para dewi rendahan, kekuatan kami begitu kecil hingga nyaris tidak cukup untuk menjamin keabadian kami."
Benar-benar memikat.
PETUALANGAN PENUH WARNA
ODY-C karya Matt Fraction dan Christian Ward
Kalau skala The Odyssey versi asli masih terasa kurang besar, cobalah adaptasi novel grafis yang memadukan berbagai genre ini.
Dalam versi tersebut, Zeus dan Odysseus sama-sama digambarkan sebagai perempuan.
Odysseus berjuang untuk pulang menemui pasangannya, Penelope, yang merupakan seorang Sebex atau gender ketiga. Ini menjadi permainan ide yang cerdas dari adegan terkenal "Aku bukan laki-laki" dalam The Odyssey karya Homer.
Sesuai deskripsi resminya, buku ini adalah "versi The Odyssey karya Homer yang surealis, penuh halusinasi, membalikkan gender para karakternya, dan melesat menembus luar angkasa dengan sayap fiksi ilmiah yang psikedelik."
Semuanya disajikan dalam skala galaksi dengan palet warna yang sangat mencolok. Buku ini bisa menjadi teman sempurna bagi siapa saja yang sudah tidak sabar menunggu perilisan Dune: Part Three pada Desember 2026 nanti.
KISAH-KISAH MITOLOGI YUNANI
The Secret History karya Donna Tartt
Novel Donna Tartt mengisahkan sekelompok mahasiswa yang begitu terobsesi dengan budaya dan mitologi Yunani kuno hingga perlahan terjerumus ke dalam pembunuhan.
Buku ini menjadi salah satu karya paling ikonis dalam genre dark academia.
Lebih dari itu, novel ini merupakan kisah yang sulit untuk berhenti dibaca, tentang obsesi, dinamika kelompok di lingkungan kampus, dan ritual Bacchus alias pesta liar yang berakhir kacau.
Seperti yang dikatakan salah satu karakternya dengan menggoda:
"Apa yang lebih mengerikan sekaligus lebih indah, bagi jiwa seperti orang-orang Yunani atau bahkan diri kita sendiri, selain kehilangan kendali sepenuhnya?"
Tidak heran jika novel klasik modern ini masuk dalam daftar "100 Best Mystery and Thriller Books of All Time" versi majalah Time.
KISAH PERANG NYATA
Natural Born Heroes karya Christopher McDougall
Dalam eksplorasi penuh aksi mengenai medan perang Yunani pada Perang Dunia II ini, jurnalis Christopher McDougall menghubungkan karakter para pahlawan kuno seperti Odysseus dan Heracles dengan para pejuang perlawanan dari Kreta serta agen Inggris yang melawan invasi Nazi.
Para pejuang modern itu bergerak diam-diam di perbukitan pesisir, menebar ketakutan di kalangan tentara Jerman, bahkan berhasil menculik seorang jenderal Wehrmacht.
Mereka melakukannya bukan karena memiliki kekuatan supranatural, melainkan dengan menerapkan tradisi kuno berupa kekuatan fungsional, kecerdikan ala Odysseus, serta mengandalkan makanan super lokal yang telah menjadi sumber tenaga para pahlawan Yunani selama ribuan tahun.
Inilah kisah peperangan di kawasan Mediterania dengan taruhan yang nyata, sekaligus memainkan peran penting dalam kampanye Sekutu di wilayah tersebut.
KARYA ASLI YANG MUDAH DIBACA
The Odyssey karya Homer (diterjemahkan oleh Emily Wilson)
Ada lebih dari 60 terjemahan lengkap puisi epik karya Homer dalam bahasa Inggris, dan film adaptasi Christopher Nolan terinspirasi dari terjemahan Emily Wilson yang mendapat banyak pujian.
Wilson memodernisasi bahasa sekaligus sudut pandang kisah ini, sehingga memperlihatkan bagaimana gender dan status sosial menjadi penggerak utama alur cerita.
Pendekatannya dipuji karena terasa hidup sekaligus mudah diikuti. Para karakter kuno di dalamnya benar-benar terasa hadir di hadapan pembaca.
KISAH "PREKUEL" DARI THE ODYSSEY
The Five-Minute Iliad And Other Instant Classics karya Greg Nagan
Masih kelelahan setelah menyaksikan maraton berdurasi 172 menit versi Nolan? Buku ini bisa menjadi pilihan yang lebih ringan.
Greg Nagan merangkum kisah penaklukan Troya yang terjadi sebelum peristiwa The Odyssey dengan gaya yang sangat jenaka.
Setelah itu, ia melanjutkan dengan menyindir berbagai karya klasik penting lain dalam sastra Barat.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.