Viral Kades di Klaten bagi THR Rp457,8 juta ke warga termasuk bayi, dari mana sumber duitnya?
Pembagian THR ini telah dilakukan secara rutin selama tiga tahun terakhir sejak 2023.
KLATEN: Video Kepala Desa (Kades) Wunut, Iwan Sulistya Setiawan, yang membagikan tunjangan hari raya (THR) senilai Rp457,8 juta kepada seluruh warganya viral di media sosial.
Pembagian dilakukan di kantor Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah, pada 18 Maret.
Dari manakah sumber uang sebesar itu?
Dana THR tersebut diberitakan CNN Indonesia, Jumat (21/3), berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes) yang diperoleh melalui pengelolaan objek wisata Umbul Pelem Water Park oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Kamulyan.
Iwan mengatakan setiap warga mendapat THR Rp200 ribu, termasuk anak-anak bahkan bayi.
“Kami membagikan THR untuk 2.289 jiwa, dengan total Rp457,8 juta. Setiap warga mendapat Rp200 ribu, termasuk bayi,” ucapnya dalam video yang beredar.
Setiap warga yang terdaftar dalam kartu keluarga (KK) termasuk bayi yang baru lahir berhak menerima bantuan ini. Untuk pencairannya, warga hanya perlu menunjukkan KK sebagai syarat utama.
Salah seorang penerima THR, Laila (36), mengungkapkan rasa senangnya karena ketiga anaknya juga mendapatkan bantuan tersebut.
“Anak saya tiga, yang paling kecil baru satu tahun juga dapat. Asalkan sudah masuk KK, pasti dapat,” ujarnya.
BUKAN PERTAMA KALI BAGIKAN THR
Pembagian THR ini telah dilakukan secara rutin selama tiga tahun terakhir, meskipun pendapatan dari Umbul Pelem mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka THR tahun ini justru ditingkatkan, dari Rp400.000 per KK menjadi Rp200.000 per jiwa sebagai bentuk ungkapan syukur.
Iwan menyampaikan bahwa kebijakan ini bersifat merata tanpa pengecualian.
“Konsepnya seperti bantuan langsung dari pemerintah pusat, tapi kami tidak tebang pilih. Semua warga menerima jumlah yang sama,” sebutnya.
Desa Wunut yang berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan Kecamatan Polanharjo, Klaten, dikenal memiliki potensi sumber mata air yang dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata.
Umbul Pelem Water Park mulai dibangun pada 2016 dengan memanfaatkan Dana Desa.
Sejak beroperasi pada 2017, objek wisata ini telah mendorong pertumbuhan BUMDes Sumber Kamulyan, dengan kontribusi PADes yang meningkat dari Rp30 juta pada 2018 menjadi Rp210 juta pada tahun 2019 dan kemudian meroket menembus Rp576 juta pada 2020.
Saat pandemi COVID-19 pada 2021, PADes menurun menjadi Rp253 juta.
Setelah badai pandemi mereda, PADes kembali meningkat hampir menembus Rp1 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp915 juta.
Angka ini terus melonjak mencapai Rp2,5 miliar pada 2023, dan hingga 2024 telah menyentuh Rp3,1 miliar.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.