Skip to main content
Iklan

Indonesia

Viral isu mayat terjebak dalam mobil terendam banjir Aceh Tamiang, fakta atau hoaks?

Aroma jenazah disebutkan sudah sangat menyengat ketika warga melintasi kawasan tersebut.

Viral isu mayat terjebak dalam mobil terendam banjir Aceh Tamiang, fakta atau hoaks?
Personel Polres Aceh Tamiang menyisir dan memeriksa sejumlah mobil yang terlantar akibat terdampak banjir, Senin (8/12/2025). (Dokumentasi Humas Polda Aceh )
09 Dec 2025 10:34AM (Diperbarui: 09 Dec 2025 10:37AM)

KARANG BARU: Dugaan adanya mayat korban banjir yang masih terendam di dalam mobil-mobil terbengkalai di sekitar sports center Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, viral di media sosial. 

Dalam video yang diunggah akun @wajah_langsa disebutkan bahwa aroma jenazah sudah sangat menyengat ketika warga melintasi kawasan tersebut.

Kepolisian Resor Aceh Tamiang bergerak cepat menindaklanjuti narasi yang beredar setelah banjir bandang dahsyat melumpuhkan kabupaten yang berbatasan langsung dengan provinsi Sumatra Utara itu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi memastikan bahwa klaim banyaknya mayat membusuk di dalam mobil terendam banjir adalah hoaks. Ia menjelaskan bahwa puluhan personel diturunkan untuk melakukan penyisiran dan verifikasi langsung di lapangan, termasuk meninjau titik-titik yang disebutkan dalam narasi viral tersebut.

Hasil penelusuran polisi bersama wartawan di sepanjang jalan utama Kota Kualasimpang hingga SPBU Tanah Terban tidak menemukan satu pun jenazah di dalam kendaraan.

“Setelah kami sisir dan cek sepanjang jalan hingga SPBU Tanah Terban, ternyata tidak ada mayat dalam mobil. Isu bau menyengat yang disebarkan juga tidak ada. Yang ada bau lumpur banjir,” kata Muliadi dilansir Antara, Senin (8/12).

Ia menegaskan kembali bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak ditemukan mayat sebagaimana diberitakan secara liar di media sosial.

Menurut Muliadi, banyak kendaraan memang terpaksa ditinggalkan pemiliknya ketika banjir besar melanda beberapa waktu lalu. Namun kondisi itu tidak berkaitan dengan narasi keliru menyesatkan yang menyebut adanya mayat tersembunyi dalam kendaraan.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa penyebaran informasi tak terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan baru dan mengganggu upaya penanggulangan bencana yang sedang berlangsung.

Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah dalam banjir pekan lalu. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa sejumlah desa di Aceh Tamiang kini hilang disapu banjir.

“Banyak kampung dan kecamatan yang tinggal nama sekarang. Jadi mereka sudah banyak korban,” ujar Mualem.

AKBP Muliadi meminta masyarakat tetap tenang dan kritis terhadap setiap informasi yang diterima.

“Kami minta masyarakat bijak menyaring informasi. Setiap laporan dari warga akan langsung kami tindak lanjuti. Jangan sampai informasi hoaks memperkeruh keadaan ketika kita semua sedang fokus pada pemulihan,” tutupnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan