Viral Anies Baswedan pasang Open to Work di LinkedIn, ada apa ini?
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkelakar statusnya saat ini adalah pengangguran alias pengangguran banyak acara
JAKARTA: Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghebohkan jagad media sosial setelah memasang status "Open to Work" di platform LinkedIn.
Informasi ini viral setelah Anies mengunggah tangkapan layar dari status LinkedIn itu di Instagram pribadinya, @aniesbaswedan.
Terlihat, Anies memposting foto dirinya dengan lingkaran hijau bertuliskan #OpenToWork, yang merupakan fitur di LinkedIn bagi para profesional yang sedang mencari peluang kerja baru.
Anies juga menyatakan siap untuk menjalin hubungan profesional melalui platform yang sering digunakan untuk berjejaring dan melamar kerja itu.
Adapun Fitur "Open to Work" diperkenalkan LinkedIn sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah pencari kerja, terutama selama masa pandemi COVID-19.
Pengguna yang mengaktifkan fitur ini akan memiliki lingkaran hijau di foto profil mereka, menandakan bahwa mereka sedang mencari pekerjaan atau terbuka terhadap kesempatan kerja baru.
Anies berkelakar bahwa statusnya saat ini sebagai "pengacara" alias pengangguran banyak acara.
Komentar ini mengundang berbagai usulan dari netizen terkait kegiatan yang bisa ia lakukan, mulai dari menjadi atlet lari, mendaki gunung, bermain di curug, hingga sekadar nongkrong di kafe.
"Karena sedang jadi pengacara, ada yang mengusulkan saya jadi atlet lari di GBK, naik gunung, main di curug, ngalor-ngidul naik TransJakarta berhenti di Perpusnas, ke Sarinah, dan nongkrong di coffee shop," tulis Anies dalam unggahannya pada Senin (7/10).
Sebelum melakukan kegiatan tersebut, Anies menyebutkan bahwa ia terlebih dahulu memperbarui profil LinkedIn-nya untuk menunjukkan bahwa ia terbuka terhadap peluang kerja.
Mantan calon presiden (capres) 2024 ini juga mengungkapkan rencananya untuk secara rutin berbagi ilmu terkait kepemimpinan dan pengembangan diri melalui LinkedIn.
"Insya Allah saya akan rutin berbagi terkait kepemimpinan, pengembangan diri profesional, dan kemampuan manajerial. Sampai ketemu di LinkedIn," tutup Anies.
Di LinkedIn, politisi berusia 55 tahun ini menuliskan sejumlah riwayat pekerjaannya, termasuk sebagai Gubernur DKI Jakarta (2017-2022), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2014-2016), Rektor Universitas Paramadina (2007-2014), serta pendiri Gerakan Indonesia Mengajar sejak 2010.
Tak hanya itu, Anies bahkan mengunggah resume atau curriculum vitae (CV) lengkapnya.
Ada juga rekam jejak pendidikannya dari S1 hingga gelar doktor yang ia raih di Universitas Northern Illinois, Amerika Serikat.
Anies juga mencantumkan berbagai penghargaan yang telah ia terima, seperti Lee Kuan Yew Fellow dari Singapura pada Januari 2022.
Setelah kalah di pilpres 2024, Anies sempat diisukan akan maju kembali untuk periode kedua sebagai orang nomor satu Jakarta, namun rencana itu batal setelah dia gagal memperoleh perahu untuk maju.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini