Skip to main content
Iklan

Indonesia

Awal Ramadhan di Indonesia ditetapkan pada Selasa, 12 Maret, kata Kementerian Agama 

Nahdlatul Ulama (NU) dilapor turut memutuskan puasa Ramadhan 2024 dimulai pada hari Selasa, sementara pimpinan pusat Muhammadiyah pula menetapkan Senin sebagai awal Ramadhan.  

Awal Ramadhan di Indonesia ditetapkan pada Selasa, 12 Maret, kata Kementerian Agama 
Jamaah di Masjid Istiqlal di Jakarta, Indonesia. (Foto: CNA)
10 Mar 2024 09:17PM (Diperbarui: 10 Mar 2024 09:22PM)

JAKARTA: Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1445 Hijriah dengan  hasilnya memutuskan bahwa puasa Ramadhan di Indonesia dimulai pada 12 Maret 2024.

"Sidang isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa 12 Maret 2024," menurut media Indonesia dengan mengutip Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta, Minggu (10/3). 

Liputan6.com melaporkan Yaqut berharap, dengan hasil sidang isbat, seluruh umat Islam di Indonesia menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh kekhusyukan. Apalagi ada perbedaan soal awal puasa Ramadhan.

"Namun kita harus saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai toleransi dan menciptakan suasana kondusif," kata dia.

Pada Jumaat (8/3) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Senin mendatang (11 Maret).

Pemantauan hilal (rukyatulhilal) untuk menentukan awal Ramadan dilakukan Kemenag, dengan pemantauan hilal dilakukan di 134 lokasi di seluruh Indonesia.

"Kami memutuskan untuk menyelenggarakan rukyatul hilal di 134 lokasi di seluruh wilayah Indonesia," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag Adib, beberapa waktu lalu.

Adib menjelaskan, rukyatulhilal akan dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kemenag dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Organisasi Masyarakat Islam, serta instansi lain di daerah setempat.

Penentuan awal Ramadan 1445 H dalam sidang isbat dilakukan dengan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan astronomis atau hisab, serta konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan hilal.

Menurut Adib, secara hisab, semua sistem sepakat bahwa ijtimak menjelang Ramadan jatuh pada Minggu (10/3/2024) atau bertepatan dengan 29 Syakban 1445 H.

"Pada hari rukyat, 29 Syakban 1445 H, tinggi hilal pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara -0°20’ 1,2” sampai 0°52’ 5,4” dengan sudut elongasi antara 2°14’ 46,8” sampai 2°41’ 50,4”," jelas Adib.

CNN Indonesia pula melaporkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan puasa Ramadhan 2024 dimulai pada 12 Maret.

"PBNU melalui Lembaga Falakiyah (LF) PBNU mengikhbarkan awal Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024," CNN Indonesia mengutip dari akun resmi Nahdlatul Ulama, Minggu (10/3).

Media itu melaporkan senada dengan Kemenag, PBNU menganut kriteria yang disepakati Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sebagai penentu awal bulan hijriah.

Umat Islam di tiga negara lain, Malaysia, Singapura dan Brunei, juga akan mulai berpuasa pada hari Selasa.  

Source: Others/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan