Skip to main content
Iklan

Indonesia

Transjakarta luncurkan rute kedua ke Bandara Soekarno-Hatta, meluncur dari Blok M mulai 12 Maret

Sebanyak 20 bus disiapkan untuk rute Blok M–Soetta dengan headway 5–10 menit, menawarkan alternatif lebih murah dibanding kereta bandara, Damri, dan taksi.

Transjakarta luncurkan rute kedua ke Bandara Soekarno-Hatta, meluncur dari Blok M mulai 12 Maret

Transjakarta (Jakarta Smart City)

10 Mar 2026 04:11PM (Diperbarui: 11 Mar 2026 03:44PM)

JAKARTA: Akses transportasi publik menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta bertambah dengan peluncuran rute TransJabodetabek Blok M–Soetta.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadwalkan layanan tersebut mulai beroperasi secara resmi pada 12 Maret 2026. Rute ini akan menghubungkan Blok M secara langsung dengan bandara di Cengkareng itu.

“Untuk Transjabodetabek, akan kami resmikan pada tanggal 12 Maret, jam 9 pagi,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dilansir Antara, Selasa, 10 Maret 2026.

Trayek ini menjadi rute kedua TransJakarta menuju kawasan bandara setelah sebelumnya hadir SH1 yang melayani Kalideres–Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta dengan 23 pemberhentian sejak Februari 2025.

 

Pramono menjelaskan rute Blok M–Soetta memiliki karakteristik khusus karena akan berhenti di tiga terminal berbeda di area bandara. Ia menyebut tarif masih mengikuti skema reguler TransJakarta setidaknya hingga Idulfitri 2026.

“Mengenai tiket itu berapa [tarifnya] saya belum putuskan, tapi nanti ada. Sampai dengan Idulfitri, sama dengan yang ada. Ternyata, untuk ke bandara itu ada tiga kali pemberhentian yang ada cost-nya juga begitu,” jelasnya.

Selama masa promo, penumpang cukup membayar Rp2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB dan Rp3.500 setelahnya.

TARIF TERJANGKAU DAN HEADWAY SINGKAT

Pramono memastikan tarif akhir nantinya tetap kompetitif dibanding moda transportasi lain menuju bandara. Ia menilai layanan ini akan menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini menggunakan kereta bandara, Damri maupun taksi.

"Saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapapun yang selama ini misalnya menggunakan Damri atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan TransJakarta yang biayanya relatif murah, hanya Rp 3.500. 

Kemudian pasti lebih cepat karena punya jalur khusus, sehingga dengan bagian ini akan memudahkan siapapun yang akan berangkat atau kembali yang menggunakan transportasi pesawat, dari Blok M bisa ke mana saja," paparnya.

Untuk mendukung operasional, Pemprov DKI menyiapkan 20 unit bus khusus pada trayek tersebut. Target waktu tunggu atau headway dipatok singkat agar mobilitas menuju bandara semakin efisien.

“Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20 unit. Dengan demikian, setiap 5, maksimum 10, menit itu selalu ada,” ujarnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan