Skip to main content
Iklan

Indonesia

Tragedi Affan Kurniawan: Tulang punggung keluarga lagi antar order GoFood saat tewas dilindas rantis Brimob

Almarhum yang baru berusia 21 tahun dipastikan tidak ikut dalam aksi demo melainkan terjebak di tengah kericuhan saat menjalankan pekerjaannya.

Tragedi Affan Kurniawan: Tulang punggung keluarga lagi antar order GoFood saat tewas dilindas rantis Brimob
Jenazah Affan Kurniawan (kanan). Affan meninggal dunia usai dilindas rantis Brimob di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) (kiri). (Tangkapan Layar Video X dan X/merapi_uncover)
29 Aug 2025 10:04AM (Diperbarui: 30 Aug 2025 07:23AM)

JAKARTA: Affan Kurniawan (21) meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika ia sedang bekerja mengantarkan pesanan makanan online.

Dipastikan almarhum tidak ikut dalam aksi demo besar-besaran menolak tunjangan mewah DPR dan mengkritik pemerintahan Prabowo Subianto yang melumpuhkan Jakarta.

Ia terjebak di tengah kericuhan saat menjalankan pekerjaannya.

Menurut kesaksian rekannya, Hafidz (40), Affan saat itu sedang menyeberang jalan untuk mengantarkan order GoFood di sekitar Bendungan Hilir. Tiba-tiba, sebuah mobil barakuda Brimob melaju kencang dan menabraknya hingga terlindas. Nyawa Affan tidak tertolong.

“Saat itu (Affan) enggak ikut demo, lagi nganter orderan GoFood. Itu dia lagi nyebrang, nah mobil barakuda (Rantis Brimob) ngebut, jadi kelindas di situ,” kata Hafidz kepada CNNIndonesia.com di rumah duka kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).

Rencananya, jenazah Affan akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Blok AA1, Blad 1070, Petak 0930, sekitar pukul 09.00 WIB pagi ini. Para pengemudi ojek online berencana mengawal jenazah hingga ke pemakaman.

“Kita (driver ojol) mau ngawal sampai makam, kita konvoi. Jam 10 WIB dimakamkan di Karet Bivak. Ada kurang lebih 100 orang atau gak 1.000 orang ikut mengantar,” tambah Hafidz.

TULANG PUNGGUNG ANDALAN KELUARGA

Affan dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menjadi tulang punggung keluarganya. Menurut Muri, pemilik kontrakan tempat Affan tinggal bersama keluarga di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat, pemuda itu sangat diandalkan ibunya.

“Dia tulang punggung keluarga, diandalkan ibunya banget,” kata Muri kepada Kompas.com, Jumat (29/8).

Affan tinggal bersama orangtuanya yang bekerja serabutan, seorang abang yang juga driver ojol, serta adik perempuan yang masih duduk di bangku SMP.

Untuk menopang kebutuhan keluarga, Affan sehari-hari menarik ojol, setelah sebelumnya sempat bekerja sebagai satpam di kawasan Menteng.

“Dia sregep banget anaknya, pagi jam 05.30 udah keluar rumah. Siang istirahat, sore keluar lagi,” tutur Muri.

Farida Nani selaku Ketua RT setempat mengenal sosok Affan pendiam dan merupakan anak yang baik.

"Sosoknya baik, ramah, pendiam. Baik dia, rajin. Iya, sebagai anak yang rajin," kata Farida kepada detikNews.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan