Skip to main content
Iklan

Indonesia

Tidak undang Presiden Jokowi ke Rakernas, apa alasan PDI-P?

Ini menjadi pertama kalinya Jokowi tidak menghadiri rakernas PDI-P sejak menjabat presiden.

Tidak undang Presiden Jokowi ke Rakernas, apa alasan PDI-P?
Ketua umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko "Jokowi" Widodo saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 29 September 2023 di Jakarta. (Reuters/Willy Kurniawan)
23 May 2024 02:52PM (Diperbarui: 24 May 2024 10:45AM)

JAKARTA: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 pada 24-26 Mei 2024 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta.

Tetapi, partai berlambang banteng itu memastikan tidak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini akan menjadi pertama kalinya Jokowi tidak menghadiri rakernas PDI-P sejak menjabat presiden.

ALASAN JOKOWI TIDAK DIUNDANG

Apa alasan Jokowi tidak diundang? Sejumlah elite partai yang identik dengan warna merah itu mengemukakan sejumlah alasan.

Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat mengatakan orang nomor satu Indonesia itu tidak diundang karena padatnya jadwal presiden.

Alasan yang sama juga jadi alasan PDI-P tak mengundang Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

“Yang jelas, presiden dan wakil presiden tidak diundang. Kenapa? Karena beliau sudah sangat sibuk dan menyibukkan diri," ucap Djarot dikutip Kompas.com pekan lalu.

Ketua DPR yang juga petinggi teras PDI-P Puan Maharani berujar  Jokowi belum terundang untuk hadir.

"Sampai saat ini belum terundang," kata Puan kepada awak media di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali, Rabu (22 Mei).

Sementara itu Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa PDI-P hanya mengundang orang-orang yang memiliki semangat menegakkan demokrasi dan hukum.

Rakernas kali ini diadakan dalam momentum semangat reformasi untuk melawan sisi gelap kekuasaan.

Hasto kemudian mengkritik pelaksanaan Pemilu 2024.

"Dan itu terekam kuat dalam memori publik terekam kuat dari apa yang disuarakan oleh para tokoh-tokoh civil society, para guru besar, para ahli hukum dan para seniman bahkan budayawan yang menyimpulkan bahwa Pemilu 2024 merupakan Pemilu yang paling brutal dalam sejarah demokrasi Indonesia diwarnai berbagai bentuk kecurangan yang diawali dengan suatu konstruksi rekayasa hukum di MK (Mahkamah Konstitusi)," tegas Hasto dilansir CNN Indonesia di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22 Mei).

Dia menegaskan PDI-P mengundang figur yang memiliki semangat menjaga hukum.

Ketika ditanya mengenai tidak diundang ke Rakernas PDI-P, Jokowi mengatakan sebaiknya wartawan menanyakan itu langsung kepada pihak yang mengundang yaitu PDI-P.

"Ditanyakan (ke) yang mengundang. Jangan (tanya) saya," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di posko pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (23 Mei).

Tidak diundangnya Jokowi sejalan dengan pernyataan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun yang menyebut bahwa Jokowi dan putranya Gibran Rakabuming Raka sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI-P.

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini. 

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan