Jokowi akan lantik keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono, sebagai Wakil Menteri Keuangan
Thomas Djiwandono yang akrab dipanggil Tommy saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.
JAKARTA: Presiden Joko Widodo akan melantik keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono, sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) pada Kamis sore (18 Juli).
Kabar pelantikan Thomas dikonfirmasi oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada kantor berita Reuters.
“Penunjukan ini untuk memuluskan transisi dari pemerintahan Pak Jokowi ke Pak Prabowo,” ucap Dasco.
Thomas akan tetap menjabat sebagai Wamenkeu di kabinet Prabowo kelak.
Prabowo dijadwalkan akan disumpah pada 20 Oktober.
Thomas saat ini adalah anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Ekonomi dan Keuangan.
Dia ikut serta ketika Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada akhir Mei 2024 lalu.
Pria yang akrab dipanggil Tommy itu dikenal sebagai penasihat ekonomi dan keuangan Prabowo.
Dia kerap menekankan pemerintahan pamannya akan tetap menjaga defisit APBN di bawah 3 persen.
Spekulasi Prabowo akan mengganti atau menghapus batas defisit APBN 3 persen untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis terus mengemuka.
Thomas dikenal sebagai putra pertama mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono.
Soedradjad, seperti diketahui, menikahi Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Prabowo.
Politisi berusia 52 tahun itu saat ini juga menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.
Dikutip dari laman Gerindra, Thomas menempuh kuliahnya di luar negeri di dua universitas ternama di Amerika Serikat.
Dia menamatkan pendidikan strata satunya jurusan sejarah dari Haverford College, universitas prestisius liberal arts di Pennsylvania
Thomas kemudian mendapatkan gelar master dari universitas ternama Johns Hopkins dengan konsentrasi studi hubungan internasional dan ekonomi internasional.
Kariernya dimulai sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada tahun 1993 dan pada tahun 1994 di Indonesia Business Weekly.
Tommy kemudian berkerja sebagai analisis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong
Sejak tahun 2006, dia membantu pamannya yang juga adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, di perusahaan konglomerat keluarga Arsari Group.
Saat ini ayah dari tiga anak itu menjabat sebagai Wakil CEO Arsari.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini