Skip to main content
Iklan

Indonesia

Terbang dari Singapura, Bos Grab Anthony Tan peluk haru keluarga driver ojol tewas dikeroyok di Makassar

Anthony menekankan kunjungannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen Grab untuk selalu mendampingi mitra dan keluarga yang ditinggalkan.

Terbang dari Singapura, Bos Grab Anthony Tan peluk haru keluarga driver ojol tewas dikeroyok di Makassar
CEO Grab Anthony Tan terbang langsung dari Singapura ke Makassar untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga almarhum Rusdamdiansyah (Dandi), mitra pengemudi Grab yang tewas dikeroyok dalam kerusuhan Jumat (29/8/2025). (DOK GRAB INDONESIA)
02 Sep 2025 10:57AM (Diperbarui: 02 Sep 2025 01:29PM)

MAKASSAR: Chief Executive Officer (CEO) Grab, Anthony Tan, terbang langsung dari Singapura untuk menyambangi rumah keluarga Rusdamdiansyah alias Dandi, mitra pengemudi Grab yang meninggal dunia usai dikeroyok dalam kericuhan di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.

Tangis haru menyelimuti kediaman sederhana keluarga almarhum di Lorong 501, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (1/9).

Adik ipar almarhum, Reza menjelaskan, sebelum kejadian, driver ojol berusia 26 tahun itu hanya keluar rumah sebentar. Namun ia kemudian dituduh sebagai aparat intelijen yang menyamar hingga dikeroyok tewas massa pada 29 Agustus.

“Yang paling parah adalah pendarahan di otak, tengkorak pecah. Dandi sempat koma di RSUP Kemenkes Makassar sebelum akhirnya meninggal dunia,” ceritanya.

KAMI KEHILANGAN SALAH SATU KELUARGA BESAR GRAB

Anthony Tan hadir mengenakan kemeja hitam dan kopiah, didampingi Chief Financial Officer Grab Indonesia Dion Soetadi, Chief of Public Affairs Tirza R. Munusamy, dan Director of East Operations Halim Wijaya.

“TIdak banyak yang bisa dikatakan, hanya ucapan belasungkawa paling dalam untuk keluarga. Tidak ada seorang pun yang pantas mengalami hal ini,” ucap Anthony dengan suara bergetar dikutip CNBC Indonesia.

Ia menegaskan Dandi telah menjadi bagian Grab selama tujuh tahun.

“Dandi bukan hanya mitra baik, tetapi pribadi hangat dan penuh semangat. Kami sangat berduka kehilangan sosok sebaik dia,” tambahnya.

CEO Grab Anthony Tan terbang langsung dari Singapura ke Kota Makassar untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga almarhum Rusdamdiansyah (Dandi), mitra pengemudi Grab yang tewas dikeroyok dalam kerusuhan Jumat (29/8/2025). (DOK GRAB INDONESIA)

Anthony menekankan kunjungannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen Grab untuk selalu mendampingi mitra.

“Grab bukan sekadar perusahaan, tapi keluarga besar yang kini kehilangan salah satu anggotanya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Grab memberikan sejumlah dukungan, mulai dari santunan duka cita, pembiayaan BPJS kesehatan bagi keluarga inti selama dua tahun, hingga modal usaha melalui GrabKios.

“Mas Dandi ini penyokong keluarga. Jadi kami bantu BPJS kesehatan untuk ayah, ibu, adik, adik ipar, dan kebetulan ada bayi kecil juga. Itu semua kami tanggung dua tahun ke depan,” kata Tirza.

Ia menambahkan, meski tidak ada bantuan yang bisa menggantikan sosok Dandi, pihaknya berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban keluarga.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Grab sejak awal tragedi.

“Sangat berterima kasih karena dari awal hingga sekarang Grab selalu ada. Sudah tujuh tahun Dandi menjadi mitra Grab, dan Grab Indonesia pun mengakuinya,” kata Reza.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan