Tawuran merajalela, Gubernur Pramono Anung luncurkan Manggarai Bershalawat
Sepanjang April 2025 tercatat sedikitnya 45 insiden tawuran terjadi di wilayah Jakarta.
JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons serius maraknya aksi tawuran di ibu kota khususnya di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, dengan menggagas program bertajuk “Manggarai Bershalawat.”
Inisiatif ini ditujukan sebagai pendekatan kultural dan spiritual untuk meredakan ketegangan antarwarga.
Manggarai dikenal sebagai salah satu titik rawan tawuran. Dalam sepekan terakhir, dua insiden tawuran pecah di area underpass Manggarai. Kejadian pertama berlangsung pada 4 Mei disusul bentrokan serupa pada 6 Mei.
Merujuk pada data Polda Metro Jaya, sepanjang April 2025 tercatat sedikitnya 45 insiden tawuran terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
UPAYA KULTURAL DAN RELIGIUS
Ditemui di Galeri Demono, Jakarta Pusat, Selasa (13/5), Pramono dikutip Kumparan menjelaskan bahwa “Manggarai Bershalawat” akan menjadi ruang temu bagi warga yang selama ini terlibat konflik, khususnya dari RW 04, RW 05, dan RW 06.
““Saya ingin menyelesaikan persoalan tawuran di Manggarai, salah satunya itu secara substansi. Sehingga saya akan menggagas apa yang dinamakan Manggarai Bershalawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana, ada RW 4, RW 5, RW 6, duduk bareng dan apa sih akar permasalahan yang sebenarnya,” ucapnya.
Menurutnya, shalawat dipilih karena mayoritas warga yang terlibat konflik memeluk agama Islam.
Pendekatan keagamaan diyakini dapat menyentuh sisi emosional dan moral masyarakat yang selama ini tercerai-berai oleh konflik horizontal.
Selain faktor sosial, Pramono menyoroti kurangnya fasilitas publik dan tingginya angka pengangguran sebagai pemicu utama tawuran.
“Banyak anak-anak di sana yang mohon maaf, belum punya pekerjaan tetap. Kemudian ada sarana olah raga dan sarana-sarana lain yang tidak termanfaatkan secara baik,” urainya.
Sebagai langkah konkret, Gubernur akan melibatkan majelis taklim serta menginstruksikan seluruh wali kota di wilayah DKI Jakarta untuk mulai mempersiapkan kegiatan shalawat massal ini.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.