Tarik ulur label Nutrigrade, Menkes BGS pastikan berlaku tahun ini
Obesitas dan diabetes di Indonesia terus meningkat, termasuk pada kelompok anak-anak.
JAKARTA: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) memastikan aturan pelabelan pada minuman dengan kadar gula tinggi akan ditetapkan tahun ini.
Kebijakan tersebut meniru sistem NutriGrade di Singapura, yang mengkategorikan minuman berdasarkan kandungan gula dengan label A, B, C, hingga D.
Wacana ini sebelumnya sudah dikumandangkan Menkes sejak Agustus tahun lalu namun belum kunjung terealisasi.
Rencana ini muncul setelah kasus obesitas dan diabetes terus meningkat, termasuk pada kelompok anak.
Diabetes diketahui dapat menyebabkan kerusakan ginjal, mata, serta meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung.
BGS menegaskan bahwa regulasi baru ini akan meningkatkan literasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan maupun minuman.
“Kita akan tiru yang Singapura itu, tinggal tunggu timingnya,” ujarnya dikutip dari Bloomberg Technoz, Senin (15/9).
Di Singapura, sistem NutriGrade mewajibkan setiap minuman kemasan diberi label sesuai kadar gula per 100 ml.
Masyarakat dapat dengan mudah mengenali bahwa produk dengan label D termasuk paling tidak sehat, sementara label A menunjukkan sebaliknya.
Menurut BGS, pembahasan NutriGrade bersama BPOM sebenarnya sudah final dan tinggal menunggu momentum penerbitan.
“NutriGrade sama BPOM RI sebenarnya pembahasannya sudah final, kita akan tiru yang di Singapura itu, tinggal tunggu timingnya saja,” jelasnya usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI.
Menkes menegaskan target pemerintah adalah menerapkan aturan label tersebut pada tahun ini.
Ia juga membantah adanya intervensi asing dalam hal ini Amerika Serikat yang sempat disebut sebagai penyebab tertundanya kebijakan.
“Tidak ada intervensi dari negara manapun. Nutri-Grade ini memang sedang kita proses bersama dengan BPOM untuk bisa diterbitkan biar sehat,” katanya.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, menyebut tahapan penetapan NutriGrade masih menunggu hasil sosialisasi dengan masyarakat dan pihak industri.
Menurutnya, hal ini penting agar seluruh pihak benar-benar siap ketika regulasi resmi diberlakukan. Sambil menunggu, Kemenkes juga terus meningkatkan edukasi pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi tinggi gula, garam, dan lemak.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.