Kabar baik! SIM Indonesia bisa dipakai di luar negeri mulai 1 Juni 2025
Format baru SIM akan mencakup keterangan dalam bahasa Inggris.
JAKARTA: Berita baik bagi warga Indonesia yang berkendara di luar negeri, khususnya di Asia Tenggara karena tidak perlu lagi menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Korlantas Polri, Senin (2/9), SIM domestik Indonesia akan diakui dan dapat digunakan di negara-negara ASEAN mulai 1 Juni 2025.
Negara-negara yang akan mengakui SIM domestik Indonesia antara lain Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam, dan Myanmar.
Dengan diberlakukannya peraturan ini, pengemudi Indonesia di luar negeri dapat menggunakan SIM domestik mereka tanpa harus mengurus SIM Internasional.
Untuk mendukung kebijakan ini, format SIM Indonesia telah mengalami beberapa perubahan.
Format baru SIM sekarang menyertakan data yang lebih lengkap.
Salah satu tambahan penting adalah gambar kendaraan yang sesuai dengan jenis SIM yang dimiliki.
Misalnya, SIM C menampilkan gambar sepeda motor lengkap dengan keterangan sepeda motor berkapasitas kurang dari 250 cc, sementara SIM A dilengkapi dengan gambar mobil penumpang.
Selain itu, format baru SIM juga mencakup keterangan dalam bahasa Inggris.
Selain tulisan "Driving License" yang sudah ada sebelumnya, informasi lain seperti nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat, pekerjaan, hingga jenis kendaraan sekarang juga disertakan dalam bahasa Inggris.
SIM domestik Indonesia sebenarnya telah diakui di beberapa negara ASEAN, sesuai dengan Perjanjian Pengakuan Surat Izin Mengemudi Domestik yang diterbitkan ASEAN pada tahun 1985.
Kesepakatan ini kemudian diperluas pada tahun 1997 dan mencakup negara-negara seperti Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja pada tahun 1999.
Meskipun demikian, beberapa negara tetap menerapkan kebijakan khusus terkait penggunaan SIM domestik, seperti Singapura.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini