Skip to main content
Iklan

Indonesia

Sumut diminta siaga penuh, hujan lebat siklon tropis siap menerjang 8-15 Desember

Hujan besar kembali mengintai kabupaten/kota yang lumpuh akibat banjir bandang akhir November lalu. 

Sumut diminta siaga penuh, hujan lebat siklon tropis siap menerjang 8-15 Desember
Ilustrasi hujan (iStock)
09 Dec 2025 02:21PM (Diperbarui: 09 Dec 2025 02:27PM)

MEDAN: BMKG merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Sumatra Utara (Sumut) untuk periode 8–15 Desember 2025. 

Pusat analisis cuaca mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia barat daya Lampung yang memicu perubahan signifikan pada pola angin di wilayah Sumut.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa keberadaan bibit siklon tersebut menyebabkan belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara. 

Kondisi ini diperkuat oleh gelombang atmosfer aktif serta Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada di sekitar pusat sirkulasi siklon.

Selain faktor atmosfer, suhu muka laut di sekitar wilayah Sumut juga terpantau hangat pada kisaran 29–30 derajat Celsius. Kelembapan tinggi di berbagai lapisan udara semakin mendukung terbentuknya awan-awan konvektif.

Gabungan faktor tersebut berpotensi membawa tambahan uap air ke wilayah Sumatra Utara, terutama di wilayah pantai barat yang rentan mengalami pembentukan awan hujan dalam jumlah besar.

Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.

Potensi cuaca yang sama juga diprediksi muncul di Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Karo, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, dan Labuhanbatu Selatan.

BBMKG Wilayah I mengingatkan para kepala daerah untuk berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri dalam memantau perkembangan cuaca serta menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan.

Hendro menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat agar aktivitas harian tetap berjalan aman. Ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca sangat dinamis dan perlu dipantau secara berkala.

Masyarakat diminta mengakses informasi resmi BMKG melalui kanal yang telah disediakan, termasuk akun media sosial @infobmkgsumut, dan tidak mudah percaya pada informasi cuaca yang tidak bersumber dari lembaga resmi.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan