Skip to main content
Iklan

Indonesia

Siap tanggung biaya, orang tua Reynhard Sinaga surati Prabowo, desak pemulangan putranya dari penjara Inggris

Hakim Inggris menyatakan Reynhard harus menjalani sedikitnya 30 tahun hukuman sebelum dapat mengajukan permohonan pengampunan atas vonis seumur hidup.

Siap tanggung biaya, orang tua Reynhard Sinaga surati Prabowo, desak pemulangan putranya dari penjara Inggris

Reynhard Sinaga bersama ayahnya Saibun Sinaga dan ibunya Normawati Silaen

JAKARTA: Orang tua dari Reynhard Sinaga, terpidana kasus pelecehan seksual terbesar dalam sejarah Inggris, dikabarkan mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta agar putra mereka dipulangkan ke Indonesia.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.

“Iya, orang tuanya kirim surat, tapi kita belum bahas sama sekali,” ujar Yusril dikutip Kompas.com di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11).

Reynhard Sinaga divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester pada Januari 2020 atas 159 tindak pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban pria muda. Kejahatannya terjadi antara Januari 2015 hingga Juni 2017.

Pria berusia 42 tahun asal Depok itu kini menjalani hukuman di HMP Wakefield, penjara berkeamanan tinggi di Inggris yang menampung sekitar 800 narapidana, termasuk pelaku kejahatan paling brutal. 

Reynhard biasanya mengincar pria muda yang sedang mabuk atau tersesat di sekitar klub malam Manchester. Setelah mengundang mereka ke apartemennya, ia membius dan memperkosa korban. Sebagian besar korban adalah pria heteroseksual kulit putih berusia antara 18 hingga 36 tahun, dengan rata-rata usia 21 tahun.

Hakim di Inggris memutuskan bahwa Reynhard harus menjalani sedikitnya 30 tahun hukuman sebelum dapat mengajukan permohonan pengampunan.

DISERANG DI PENJARA DAN SIKAP INGGRIS

Kedua orang tua Reynhard, pengusaha kaya Saibun Sinaga dan Normawati Silaen, disebut bersedia menanggung seluruh biaya pemulangan anak mereka dari Inggris ke Indonesia.

Namun, Yusril menegaskan bahwa surat permohonan tersebut baru diterima dan belum dibahas secara resmi di tingkat kementerian maupun istana.

“Suratnya memang ditujukan ke Presiden. Kami akan buat telaah dan pertimbangan hukum sebelum disampaikan kepada Pak Presiden,” kata Yusril.

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada rencana pemerintah untuk memulangkan Reynhard dalam waktu dekat. Pemerintah akan meninjau permintaan tersebut dari sisi hukum internasional dan kerja sama antarnegara.

Reynhard sempat diserang oleh sesama narapidana bernama Jack McRae pada 4 Juli 2023 dalam sebuah insiden di dalam penjara. Serangan itu hampir merenggut nyawanya dan menjadi perhatian media Inggris.

Sementara itu, pemerintah Inggris disebut terbuka untuk mempertimbangkan apabila pemerintah Indonesia secara resmi mengajukan permintaan pemulangan WNI tersebut. Namun hingga kini, belum ada langkah diplomatik konkret yang diambil.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan