Skip to main content
Iklan

Indonesia

BI perkira Rupiah bertahan di level 16.300 per dolar, setelah melemah pascakerusuhan 

BI perkira Rupiah bertahan di level 16.300 per dolar, setelah melemah pascakerusuhan 

Seorang teller bank memegang uang kertas rupiah di penukaran uang di Jakarta, Indonesia, 9 April 2025. (Gambar diambil melalui kaca. REUTERS/Willy Kurniawan)

JAKARTA: Bank Indonesia telah mengarahkan rupiah ke level yang lebih kuat dan akan mencoba mempertahankannya di kisaran 16.300 per dolar.

Gubernur BI mengatakan hal ini pada Selasa (2/9), setelah rupiah melemah di tengah kerusuhan di seluruh negeri.

"Rupiah, yang kemarin pagi mencapai 16.560 (per dolar) ... hari ini kita telah stabil di 16.400," kata Perry Warjiyo dalam rapat dengan DPRD.

"Kami akan berupaya untuk menurunkannya ke 16.300 atau bahkan lebih kuat," katanya, menegaskan kembali komitmen Bank Indonesia untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing domestik dan luar negeri.

Rupiah melemah 0,9 persen pada hari Jumat, seiring meningkatnya protes di banyak kota di Indonesia setelah sebuah kendaraan polisi menabrak dan menewaskan seorang pengemudi ojek pada malam sebelumnya.

Protes terus berlanjut minggu ini, dengan polisi menembakkan gas air mata ke arah kerumunan demonstran di dekat dua universitas di kota Bandung, lebih dari 140 km (87 mil) di sebelah barat Jakarta, pada Senin malam.

Nilai tukar rupiah mencapai level terendah sejak 1 Agustus di level 16.500 per dolar AS selama perdagangan intraday pada hari Senin, tetapi sejak itu menguat, menurut data LSEG.

Indeks saham utama rebound 1,17 persen pada hari Selasa, setelah jatuh 2,7 persen selama dua sesi sebelumnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/CNA/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan