Upacara Paspampres di depan Istana kini jadi atraksi untuk warga, simak jadwalnya
Upacara ini melibatkan sekitar 150 personel Paspampres, termasuk pengerahan 30 ekor kuda, untuk melakukan formasi rapi dan gerakan terkoordinasi.
Warga menyaksikan prosesi upacara serah terima pengawal Istana Kepresidenan di Istana Merdeka, Jakarta. (Setkab.go.id)
JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar upacara serah terima pengawal Istana Kepresidenan digelar rutin secara terbuka di depan Istana Merdeka, Jakarta. Tidak ayal, prosesi ini menjadi daya tarik bagi warga yang ingin menyaksikan para Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) baris berbaris dengan gagah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan atas instruksi Prabowo, akhirnya prosesi tersebut digelar secara rutin setiap Minggu pagi pukul 08.00 WIB. Atraksi Paspampres dan pasukan berkuda yang semarak telah mengundang masyarakat sekitar dan para peserta Car Free Day.
“Kesannya inilah yang dinamakan tidak membedakan, di mana masyarakat bisa melihat bagaimana kegiatan serah terima tugas di jajaran istana ini,” kata Fadil, pesepeda dari Jakarta Timur, peserta car free day pada Minggu lalu (15/2), dikutip dari situs Setkab.
Teddy mengatakan prosesi serah terima tersebut dikemas secara khidmat sekaligus atraktif oleh Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Sumantha.
“Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumantha meneruskan instruksi Bapak Presiden dengan menghadirkan upacara yang menarik, gagah, dan membanggakan, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin berswafoto di depan Istana Kepresidenan, Jakarta,” ungkap Seskab Teddy.
Teddy menjelaskan, pelaksanaan upacara ini melibatkan sekitar 150 personel Paspampres, termasuk pengerahan 30 ekor kuda, untuk melakukan formasi rapi dan gerakan terkoordinasi.
“Antusiasme sangat besar terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut,” kata Teddy.
Warga yang menyaksikan memberikan apresiasi, berharap atraksi tersebut terus berlanjut agar tidak tercipta jarak antara Istana dan rakyat.
“Walaupun pengamanan, tapi dengan masyarakat tetap dekat, jadi tidak ada jarak antara Istana dengan rakyat,” kata Suprianto, pesepeda dari Bekasi.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.