Skip to main content
Iklan

Indonesia

Prabowo paparkan capaian awal pemerintahan, yakin ekonomi Indonesia bisa tumbuh 6 persen tahun ini

Pidato kenegaraan pada Jumat merupakan yang kedua bagi Presiden Prabowo Subianto sejak menjabat pada Oktober 2024.

Prabowo paparkan capaian awal pemerintahan, yakin ekonomi Indonesia bisa tumbuh 6 persen tahun ini

Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di parlemen, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta, Indonesia, 14 Agustus 2026. (Foto: Reuters/Stringer)

JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto memamerkan sejumlah capaian pemerintahannya setelah 21 bulan menjabat, mulai dari swasembada pangan dan energi hingga pelaksanaan berbagai program unggulan. Meski mengakui masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, Prabowo optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh 6 persen pada akhir 2026.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8), menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus.

Dalam pidato kenegaraan keduanya sebagai presiden, Prabowo menyebut pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari sejak dirinya menjabat.

"Artinya kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari," katanya. 

Prabowo menekankan pemerintahannya berupaya mengambil keputusan dengan cepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. 

Ia menegaskan mandat yang diterimanya dari masyarakat adalah untuk mencari jalan keluar atas berbagai persoalan, bukan memberikan alasan mengapa masalah tersebut tidak dapat diselesaikan.

"Saya tidak menerima mandat dari rakyat untuk menjelaskan mengapa masalah tidak dapat diselesaikan. Saya menerima mandat dari rakyat justru untuk menyelesaikan masalah-masalah dan kesulitan-kesulitan rakyat."

Para jurnalis menyaksikan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan di parlemen, Jakarta, 14 Agustus 2026. (Foto: CNA/Ridhwan Siregar)

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti kinerja ekonomi Indonesia. Ekonomi nasional tercatat tumbuh 5,61 persen pada kuartal pertama 2026 dan 5,45 persen sepanjang semester pertama tahun ini.

"Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir," ungkap Presiden.

Dengan capaian tersebut, ia optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6 persen pada akhir tahun.

"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen."

Prabowo sebelumnya memasang target pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada akhir masa pemerintahannya pada 2029.

Namun, ia menegaskan pertumbuhan dan investasi bukan menjadi tujuan akhir pemerintahannya.

"Tetapi saya tegaskan di Majelis ini: Bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan saya adalah kesejahteraan rakyat."

"Setiap Rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan. Setiap kebijakan harus memperbaiki kehidupan rakyat. Itulah orientasi Pemerintah yang saya pimpin."

Di sektor pangan, Kepala Negara menyebut Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Pemerintah juga mulai menjalankan biodiesel B50 sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada energi. B50 merupakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit dengan solar.

Prabowo menyampaikan Indonesia tidak lagi mengimpor solar sejak 1 Juli 2026. Langkah tersebut diklaim dapat menghemat devisa hingga Rp170 triliun atau sekitar US$9,5 miliar.

Namun, ia mengakui bahwa masih perjalanan untuk mewujudkan seluruh apa yang ingin dicapai pemerintahannya masih panjang.

"Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum."

Di tengah berbagai capaian yang disampaikan, Prabowo menyerukan dukungan masyarakat dan seluruh lembaga negara untuk menyelesaikan tantangan yang masih dihadapi Indonesia.

"Pembangunan bangsa bukan pekerjaan Presiden seorang diri. Republik ini dibangun oleh kerja bersama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh rakyat Indonesia."

KINERJA PROGRAM-PROGRAM UNGGULAN

Prabowo kemudian memaparkan perkembangan sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang ditujukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di perdesaan sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Sebanyak 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut telah beroperasi. Pemerintah menargetkan 30.000 koperasi dapat beroperasi secara optimal pada akhir 2026.

Di bidang kesehatan, Presiden juga menyoroti Program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau jutaan masyarakat Indonesia.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah menjalankan program Sekolah Unggul Garuda untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi pelajar di berbagai daerah.

Capaian lain yang disorot Prabowo adalah penertiban kawasan dan praktik pertambangan ilegal. Ia menyebut pemerintah telah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah juga akan memastikan Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang dibentuk untuk memusatkan penjualan komoditas strategis ke luar negeri seperti minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan ferroalloy, dapat beroperasi penuh pada September.

DSI, yang pembentukannya pertama kali diumumkan pada Mei, merupakan perusahaan ekspor yang dikendalikan negara dan berada di bawah badan pengelola investasi Indonesia, Danantara Indonesia.

Pidato kenegaraan tersebut disampaikan di hadapan sekitar 1.200 undangan, termasuk anggota parlemen, mantan presiden dan wakil presiden, menteri, serta duta besar. Mantan Presiden Joko Widodo turut menghadiri sidang tersebut.

Prabowo juga menghadirkan delapan tamu khusus yang mewakili kelompok masyarakat penerima manfaat berbagai program pemerintah, mulai dari petani hingga pelajar.

Prabowo dijadwalkan kembali berpidato di parlemen pada Jumat sore untuk memaparkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/ew(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan