Anggaran makan siang gratis disunat, Airlangga sebut akan berbeda di tiap daerah
Simpang siur mengenai pemotongan anggaran terjadi setelah pernyataan berbeda dari Menko Airlangga, Menko Muhadjir, dan Wapres terpilih Gibran Rakabuming.
JAKARTA: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, kembali angkat bicara terkait simpang siur isu pemotongan anggaran Makan Siang Gratis dari Rp 15 ribu menjadi Rp 7.500 per porsi.
Airlangga memastikan bahwa program unggulan Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, itu telah dianggarkan.
Pada tahun pertama, program yang sekarang dikenal sebagai Makan Bergizi Gratis ini akan menyedot Rp 71 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
"Teknis penyaluran Makan Bergizi Gratis akan dibahas lebih detail nanti," ujar Airlangga kepada CNN Indonesia usai Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 di Jakarta Selatan, Kamis (18 Juli).
Namun, Ketua Umum Partai Golkar itu tidak memberikan jawaban tegas mengenai apakah benar alokasi per anak akan dipangkas menjadi Rp 7.500.
Menko berusia 61 tahun itu hanya menekankan bahwa besaran anggaran Makan Siang Gratis untuk tiap anak akan berbeda-beda di setiap daerah.
"Tentu di setiap daerah akan berbeda. Tapi teknis akan dibahas ke depan," ucapnya dikutip oleh Kompas.
Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, telah membantah adanya rencana pemotongan anggaran program makan bergizi gratis dari Rp 15.000 menjadi Rp 7.500.
Wacana tersebut sebelumnya dilontarkan oleh ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan, yang mengaku telah berkomunikasi dengan tim ekonomi Prabowo.
"Kata siapa? Tidak, tidak. Tunggu kepastiannya dulu, ya. Jangan memberitakan hal yang belum pasti," kata Gibran ketika ditemui di Balaikota Solo.
Putra sulung Presiden Jokowi itu menilai bahwa anggaran untuk makan bergizi gratis idealnya adalah Rp 15.000 per porsi.
Menurutnya, anggaran sebesar itu telah diuji coba di beberapa daerah dan hasilnya memuaskan.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini