Skip to main content
Iklan

Indonesia

Prabowo akui 'Jokowi effect' bantu kemenangannya di Pilpres 2024

Prabowo Subianto juga mengakui peran krusial Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming yang adalah putra sulung presiden Jokowi sebagai faktor kemenangannya.

Prabowo akui 'Jokowi effect' bantu kemenangannya di Pilpres 2024
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo seusai pelantikan Prabowo sebagai menteri pada 23 Oktober 2019. ( Antara Foto/Wahyu Putro A/via REUTERS)
14 May 2024 12:20PM (Diperbarui: 14 May 2024 12:50PM)

BOGOR: Presiden terpilih Prabowo Subianto mengakui peran besar presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kemenangannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Jokowi effect sangat menolong saya,” Prabowo mengatakan kepada Al Jazeera dalam wawancara eksklusif yang dipublikasikan Minggu (12 Mei) di kediamannya di Hambalang.

Prabowo menekankan tingkat kepuasan Jokowi yang mencapai 82 persen jelas membantu kemenangan telaknya sebesar 58,59 persen.

Berbeda dengan kontestasinya di pilpres 2014 dan 2019, kali ini Menteri Pertahanan itu adalah calon dan bagian dari tim petahana yang sangat populer.

Terlepas dari 'Jokowi Effect', Prabowo merasakan pesan, naratif kampanye, dan prinsip politiknya kali ini sudah dipahami oleh pemilih karena dia bukan lagi sosok baru di pilpres.

Prabowo juga menyebut pendampingnya Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka sebagai faktor krusial kemenangan yang tidak terlepas dari sosoknya sebagai putra sulung Jokowi.

Namun, menteri berusia 72 tahun itu menekankan sosok Gibran adalah perwakilan pemilih muda Indonesia yang jumlahnya paling besar melebihi 50 persen pada Pilpres 2024.  

Berbicara mengenai program makan siang gratis unggulannya, Prabowo menyampaikan program ini penting bukan karena sekedar buat pendidikan anak-anak Indonesia namun juga mengenai kesehatan dan pemberantasan stunting.

“Ini adalah mengenai menyelamatkan generasi masa depan Indonesia.”

Ketua umum Partai Gerindra itu tidak membantah ongkos yang sangat mahal untuk program makan siang namun yakin pemerintahannya akan dapat mendanai melalui pengalokasian dan penghematan yang tepat.

KEMUNDURAN DEMOKRASI INDONESIA?

Prabowo membantah sedang terjadi kemunduran dalam demokrasi Indonesia.

“Kita telah melihat ada transisi kekuasaan yang damai antara satu presiden ke presiden lain, juga ada pemilihan kepala daerah, demokrasi kita hidup dan dinamis,” katanya.

Mantan Danjen Kopassus itu mengakui demokrasi melelahkan dan terkadang berantakan namun meyakini sistem yang terbaik tetaplah demokrasi.

Dia mengisyaratkan fakta bahwa dia empat kali berlaga dalam pilpres menunjukan komitmennya terhadap demokrasi.

Prabowo menutup dengan berharap dapat dikenang kelak sebagai presiden yang menjaga sumber daya negara, memberantas kemiskinan, dan meningkatkan perekonomian bangsa.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan