Prabowo ganti nama program makan siang gratis jadi makan bergizi gratis
Program unggulan ini menurut Prabowo diharapkan dapat mengatasi masalah kekurangan gizi anak-anak Indonesia.
JAKARTA: Prabowo Subianto mengganti nama program unggulannya, dari "makan siang gratis" menjadi "makan bergizi gratis untuk anak-anak".
Presiden terpilih itu menyampaikan dalam wawancara dengan TV One News, Kamis (23 Mei), nama baru ini lebih tepat dan sesuai dengan tujuan program tersebut.
"Saya ingin sedikit koreksi ya. Setelah kita pelajari, ternyata istilah tepat itu adalah makan bergizi gratis untuk anak-anak. Itu lengkapnya ya," ucap Prabowo.
Prabowo menjelaskan lebih jauh bahwa anak-anak sekolah dasar yang masuk pagi akan merasa terlalu lama menunggu jika makanan baru disediakan siang hari.
Banyak anak sekolah yang sudah pulang pada siang hari, lanjut Prabowo, sehingga makan siang gratis menjadi tidak efektif.
Oleh karena itu, program ini akan lebih efektif jika makanan bergizi diberikan sejak pagi.
"Karena kalau anak sekolah dasar umpamanya masuk pagi, dia kalau nunggu makan siang kan terlalu lama. Jadi harus makan pagi. Ya kan?" lanjut menteri pertahanan itu.
Prabowo menekankan bahwa inti dari program ini tetap untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak di Indonesia.
Program ini diharapkan bisa memberikan dampak positif jangka panjang bagi masa depan bangsa, terutama dalam mengatasi masalah kekurangan gizi.
"Dan tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian anak-anak kita mengalami kurang gizi. Hitungannya perkiraannya hampir seperempat, 25 persen anak-anak kita mengalami kurang gizi rata-rata. Ini sangat memprihatinkan," tegas Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 76 negara yang menerapkan program makan gratis untuk anak-anak. Sementara itu, ada 5-6 negara yang sedang mempersiapkan program serupa.
"Jadi kalau kita nanti Oktober melaksanakan, kita mungkin bisa menjadi negara ketujuh di luar yang 76 tadi. Ini sangat sangat penting dengan memberi makan untuk anak-anak, mereka jelas akan lebih sehat, jelas akan meningkat kemampuan belajar mereka," yakin Prabowo.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan penggantian nama program ini dan menegaskan bahwa tujuan utamanya tetap sama, yaitu memberikan makanan sehat dan bergizi untuk anak-anak Indonesia.
"Sama saja, titik tekannya bahwa yang akan diberikan adalah makanan bergizi dan sehat," kata Dahnil kepada Kumparan.
Anggaran makan siang gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diproyeksikan mencapai Rp 253,8 triliun per tahun atau 14 persen dari APBN untuk 70,5 juta anak.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.