Skip to main content
Iklan

Indonesia

PLTS 92 megawatt mulai dibangun di Jawa Barat, upaya dari pengembangan energi terbarukan

PLTS 92 megawatt mulai dibangun di Jawa Barat, upaya dari pengembangan energi terbarukan

Tampilan menunjukkan panel surya dari PLTS terapung berkapasitas 192 megawatt (MWp) yang dibangun di Bendungan Cirata, yang dikembangkan oleh PLN Nusantara Power, anak perusahaan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab, Masdar, anak perusahaan dari Mubadala Investment Company, di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Indonesia, 9 November 2023. [REUTERS/Willy Kurniawan]

JAKARTA: Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mulai membangun PLTS terapung berkapasitas 92 megawatt di Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan di Indonesia, ungkap PLN pada hari Jumat (3/10).

Indonesia berencana menambah 42,6 gigawatt energi terbarukan, hampir 61 persen dari total daya tambahan yang direncanakan, ke jaringan listriknya pada tahun 2034.

Kontribusi tenaga surya diperkirakan mencapai 17,1 GW dari total kapasitas tambahan tersebut.

Pembangkit listrik PLN yang akan datang di Waduk Saguling, sekitar 180 kilometer dari Jakarta, ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada November 2026.

PENANDA PENTING TRANSFORMASI

Ia akan menghasilkan lebih dari 130 gigawatt-jam listrik setiap tahun, ungkap PLN, seraya menambahkan bahwa pembangkit ini dapat mengurangi emisi karbon hingga 104.000 ton.

"PLN terapung Saguling akan menjadi penanda penting transformasi energi bersih Indonesia," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam sebuah pernyataan.

Belum jelas berapa besar investasi PLN untuk PLTS ini.

Pembangkit Saguling mengikuti proyek senilai 1,7 triliun rupiah ($108,70 juta) di Jawa Barat yang dikembangkan oleh unit Nusantara Power milik PLN, dan perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab Masdar, unit dari Mubadala Investment Company.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/CNA/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan