Masuk bursa Pilkada Jakarta, akankah Sri Mulyani maju bertarung?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dipertimbangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai calon Gubernur Jakarta
JAKARTA: Bursa calon gubernur Jakarta memanas dengan semakin banyaknya tokoh-tokoh nasional yang disebut-sebut akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 27 November mendatang.
Yang terbaru, adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Nama bendahara negara itu secara mengejutkan muncul sebagai salah satu calon yang sedang diperhitungkan untuk maju.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah yang pertama mempertimbangkan sosok menteri berusia 61 tahun itu.
"Di internal, melihat nama-nama yang masuk ada Risma, Sri Mulyani, Andika, dan Ady Wijaya," ujar Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah DPD PDIP DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, dikutip Kompas.com
Gilbert melanjutkan nama yang beredar masih masuk dalam tahap penjaringan dan setelah diseleksi lagi, nama tersebut akan dikirim ke DPP.
Keputusan nama yang akan dicalonkan pada Pilgub DKI, kata Gilbert, akan disampaikan setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDIP pada 24-26 Mei 2024.
Menanggapi isu ini, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan kepada Antara sejauh ini belum ada komunikasi mengenai pencalonan Sri Mulyani pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
“Terkait rumor yang menyebutkan Ibu Sri Mulyani masuk bursa untuk bakal calon Gubernur DKI Jakarta, kami dapat sampaikan sejauh ini sama sekali tidak ada komunikasi antara Ibu dengan partai politik mana pun,” kata Prastowo, Rabu (8 Mei 2024).
Sri Mulyani, lanjutnya, tidak dalam kapasitas untuk mengomentari isu tersebut karena sedang fokus menyiapkan transisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar dapat berjalan dengan baik.
“Sekarang fokus menyiapkan transisi yang baik, supaya rasio pemerintah Jokowi ke Prabowo berjalan dengan baik dan Kementerian Keuangan bisa dikelola dengan baik. Kita fokus di sana.”
Dia menambahkan tidak mempermasalahkan isu ini dan menilainya sebagai bagian dari bumbu demokrasi Indonesia.
Adapun nama-nama yang menghiasi bursa orang nomor satu DKI di antaranya adalah dua mantan gubernur Anies Baswedan dan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Selain itu nama lain yang digadang-gadang adalah anggota DPR Ahmad Sahroni, anggota DPR Mardani Ali Sera, mantan anggota DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono, dan mantan Panglima TNI Andika Perkasa.
Tidak ketinggalan ada juga kolega Sri Mulyani di kabinet yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.