Pesta mabuk 7 gelas alkohol, pengemudi Outlander Erica malu tabrak tewas 1 warga di Surabaya
ENR mengaku panik setelah menyerempet taksi listrik dan melanjutkan perjalanan. Mobilnya kemudian menghantam pria yang sedang menaikkan barang ke sebuah pikap.
Pengemudi Outlander bernama Erica yang terlibat kecelakaan maut di Surabaya. (TikTok/vincentius.christ76)
SURABAYA: Perjalanan ENR (32) alias Erica sepulang dari tempat hiburan malam berakhir dengan kecelakaan maut di Surabaya, Minggu (23/8) dini hari. Setelah mengonsumsi tujuh gelas minuman beralkohol, pengemudi Mitsubishi Outlander itu menyerempet taksi listrik, berusaha kabur karena mengaku takut diamuk massa, lalu menabrak seorang pengemudi pikap hingga tewas.
Kecelakaan bermula sekitar pukul 03.30 WIB ketika ENR mengemudikan Mitsubishi Outlander bernomor polisi L 1049 OO seorang diri dari arah selatan menuju utara di sekitar Jalan Taman Hapsari.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menjelaskan ENR kehilangan konsentrasi ketika berbelok ke kiri karena berada di bawah pengaruh alkohol.
"Awalnya kendaraan Mitsubishi Outlander nomor polisi L 1049 OO yang dikemudikan ENR melaju dari arah selatan ke utara, sekitar Jalan Taman Hapsari," kata Galih diwartakan detikJatim, Senin (24/8).
"Saat berbelok ke kiri, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol dan menabrak taksi listrik VinFast yang sedang terparkir di sisi kanan jalan," lanjutnya.
Setelah menyerempet taksi listrik, ENR tidak berhenti dan malahan melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo. Kepada polisi, ia mengaku panik dan takut menjadi sasaran amuk massa.
"Ya itu, karena saya takut habis nyerempet taksi, dikejar massa. Saya takut nanti diamuk massa, saya berusaha kabur, ternyata malah terjadi kecelakaan yang menewaskan orang," ungkap ibu rumah tangga itu.
Saat melintas di samping Alun-alun Surabaya, Outlander yang dikendarainya kemudian menghantam RPK (25), pengemudi Mitsubishi L300 yang tengah menaikkan barang ke pikapnya yang terparkir.
"Samping Alun-alun Surabaya kendaraan tersebut menabrak (korban berinisial) RPK yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap Mitsubishi L300 miliknya yang sedang parkir," jelas Galih.
RPK meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
SEHABIS BERPESTA DI TEMPAT HIBURAN MALAM
Setelah kecelakaan, polisi menyebut ENR sempat marah kepada orang-orang yang mendatangi lokasi. Kondisinya ketika itu diduga masih dipengaruhi alkohol.
"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk," tutur Galih.
ENR mengakui perilakunya tersebut, tetapi mengaku tidak menyadari tindakannya saat kejadian.
“Saya sendiri enggak sadar kalau saya mabuk. Namanya orang mabuk,” sebutnya.
"Karena saya juga enggak sadar. Itu saya juga kaget kelakuan saya seperti itu. Jadi saya malu," lanjutnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Sulthon N A menyebut hasil pemeriksaan uji tiup menunjukkan ENR positif mengonsumsi minuman beralkohol. Polisi menyatakan kadar alkohol dalam tubuhnya mencapai 1,06 persen.
"Kadar alkohol dalam tubuhnya 1,06 persen. (Kejadian) setelah (tersangka) pulang dari acara tempat hiburan di sekitaran," ujar Sulthon di Satpas Colombo Polrestabes Surabaya, Senin (24/8).
ENR sendiri mengakui menghadiri pesta di sebuah tempat hiburan malam sebelum kecelakaan. Ia menyebut telah mengonsumsi tujuh gelas minuman beralkohol.
"7 gelasan, (takaran) 1/4 gelas," ungkapnya.
Polisi juga menemukan ENR tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ketika mengendarai Outlander tersebut.
Galih menyimpulkan faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan karena ENR mengemudikan kendaraan tanpa konsentrasi dalam kondisi terpengaruh alkohol.
"Penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian manusia, yakni pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," katanya.
ENR kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Setelah kejadian, ia menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada keluarga RPK yang meninggal dunia.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.