Cabuli nenek berusia 70 tahun di kebun, kakek 61 tahun diamankan di Jeneponto
Lansia itu mencoba memperkosa korban di sebuah kebun.
MAKASSAR: Polisi menangkap pria berinisial DR (61) atas dugaan pencabulan terhadap seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 70 tahun di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Pelaku diketahui berasal dari Desa Bonto Bulaeng dan korban disebut berasal dari dusun yang sama.
Penangkapan dilakukan saat pelaku bersembunyi di Kota Makassar. DR diciduk di Jalan Suka Damai, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, pada Minggu (21/12) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
Setelah peristiwa dilaporkan, pelaku sempat berupaya melarikan diri.
“Telah melakukan penangkapan terduga pelaku perbuatan cabul. Terduga pelaku berusia 61 tahun, sedangkan korban berusia 70 tahun,” kata Dantim Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto Aiptu Abd Rasyad, dilaporkan detikSulsel, Minggu (21/12).
AKSI CABUL TERJADI DI KEBUN
Peristiwa dugaan pencabulan tersebut terjadi pada 9 Desember lalu. Saat itu, korban tengah berjalan sendirian dalam perjalanan pulang ke rumahnya.
Insiden terjadi di area kebun Dusun Bonto Bulaeng, Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto
“Awalnya korban sedang perjalanan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sendirian, lalu pelaku menghampiri korban,” kata Rasyad.
Pelaku kemudian memegang tangan korban dan membawanya ke semak-semak sebelum mengarahkannya ke sebuah kebun.
“Pelaku menidurkan korban ke rumput dan melakukan perbuatan cabul. Saat itu korban berteriak, sehingga pelaku meninggalkan korban di kebun,” beber Rasyad.
Usai menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan pelaku hingga ke Makassar. Di hadapan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya dan dijerat Pasal 289 KUHP.
Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan menegaskan ancaman pidana dalam pasal tersebut cukup berat.
“Pasal yang kami gunakan ancaman pidananya cukup berat, yaitu pidana penjara paling lama sembilan tahun. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan baik kaum perempuan maupun kelompok lansia,” tegas Widi Setiawan.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.