Skip to main content
Iklan

Indonesia

Ganjar pastikan jadi oposisi, PDIP akan di luar pemerintahan Prabowo?

PDIP dijadwalkan akan mengumumkan posisi politik di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 24-26 Mei mendatang.

Ganjar pastikan jadi oposisi, PDIP akan di luar pemerintahan Prabowo?
Ganjar Pranowo bersama pengurus DPP PDIP pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai pada 6 Juni 2023. (CNA/Danang Wisanggeni)
07 May 2024 09:20AM (Diperbarui: 07 May 2024 09:29AM)

JAKARTA: Ganjar Pranowo mendeklarasikan telah memilih menjadi oposisi terhadap pemerintahan mendatang pimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

"Saya declare, pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini, tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini, dan kami akan melakukan kontrol dengan cara yang benar," ucap Ganjar dikutip detikNews pada acara halal bihalal Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Senin (6 Mei 2024). 

Pada acara yang sama, Ganjar juga mengumumkan pembubaran TPN sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menekankan sama terhormatnya berada di dalam atau di luar pemerintahan.

Ganjar melanjutkan keputusan beroposisi merupakan cara terbaik untuk tetap bisa mengontrol pemerintahan Prabowo.

"Saya sangat menghormati pemerintahan ini, dan kami akan melakukan kontrol dengan cara yang benar," tuturnya.

DPR menurutnya adalah ruang paling tepat untuk menyampaikan kritik ke pemerintahan mendatang.

Bukan pertama kalinya Ganjar menyampaikan akan beroposisi. Sebelumnya, politisi berusia 55 tahun itu telah mengungkapkan tidak akan menerima tawaran menteri pada 26 Maret lalu.

Pernyataan Ganjar memperkeras sinyal bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tempatnya bernaung akan mengambil sikap politik beroposisi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut pernyataan Ganjar untuk berjuang tanpa bergabung dengan kabinet pemerintahan mencerminkan sikap partai berlambang banteng itu.

“Ya tentu saja, karena ini merupakan sikap kenegarawanan, sikap yang sangat baik bahwa pemilu pun tidak pernah melunturkan sikap dari PDI Perjuangan, PPP, Perindo dan Hanura, dan Pak Ganjar dan Prof Mahfud di dalam berdedikasi, mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata Hasto kepada Kompas.com.

PDIP dijadwalkan akan mengumumkan posisi politik mereka pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 24-26 Mei mendatang.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengatakan dalam rakernas itu nantinya akan dibahas mengenai sikap dan arah strategis partai nantinya.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan