Pertama dalam 35 tahun pemimpin Vatikan datang, Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3 September
Pemimpin Vatikan terakhir yang mengunjungi Indonesia adalah Paus Yohanes Paulus II pada Oktober 1989.
JAKARTA: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Paus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia pada 3 September 2024.
Menag mengatakan pemerintah telah menerima surat pemberitahuan resmi dari Tahta Suci Vatikan mengenai rencana kunjungan Paus.
Selain Indonesia, Paus Fransiskus juga dijadwalkan akan melawat ke Papua Nugini dan Timor Leste.
Kunjungan ini akan menjadi yang pertama dalam 35 tahun pemimpin Vatikan datang ke Indonesia setelah terakhir Paus Yohanes Paulus II pada 8-12 Oktober 1989.
Ketika itu Paus Yohanes Paulus II mengunjungi beberapa kota mulai dari Jakarta, Medan, Jogjakarta, Maumere di Flores, hingga Dili yang ketika itu masih bagian dari provinsi Timor Timur.
Menag Yaqut melanjutkan kunjungan Paus Fransiskus telah lama dinantikan oleh Presiden Joko Widodo.
"Pada Juni 2022, saya secara pribadi mengirimkan surat undangan dari Presiden Jokowi kepada Paus Fransiskus," ungkap Menag Yaqut, yang akrab disapa Gus Men itu melalui siaran pers kementerian, Minggu (31 Maret).
Menag Yaqut berharap Paus Fransiskus dapat menyaksikan sendiri keragaman dan persaudaraan antar umat beragama yang tumbuh di Indonesia.
Kesehatan Paus Fransiskus yang saat ini berusia 87 tahun akhir-akhir ini menjadi sorotan.
Paus telah berkali-kali membatasi pidatonya di depan umum dan terakhir terpaksa batal menghadiri acara prosesi Jalan Salib pada Jumat Agung di Koloseum Roma.
Meskipun demikian, Paus menghadiri acara Pekan Suci lainnya menjelang Paskah, dan menunjukkan semangat yang baik pada Minggu Paskah.
Paus yang berasal dari Argentina, itu telah melakukan 44 perjalanan ke luar negeri sejak terpilih sebagai pemimpin Tahta Suci Vatikan pada tahun 2013.