Mulai hari ini Wapres Gibran buka kanal pengaduan langsung, begini caranya!
Kesulitan menebus Ijazah sekolah, kesulitan menebus akta lahir anak, belum terdaftar dalam program Bansos, dan yang lainnya, bisa diadukan ke wapres.
Wapres Gibran Rakabuming Raka membuka kanal pengaduan langsung bagi masyarakat. (IG/gibran_rakabuming)
JAKARTA: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mulai hari ini, Senin (11 Nov), membuka kanal pengaduan bagi masyarakat, baik dengan cara mendatangi langsung Istana Wapres maupun melalui WhatsApp.
Sebelumnya hal ini diumumkan oleh Gibran pada Minggu (10 Nov) melalui akun Instagram pribadi miliknya, @gibran_rakabuming.
"Mulai besok, kami akan membuka pengaduan dari masyarakat Indonesia secara terbuka untuk umum. Bapak Ibu dapat langsung datang ke Istana Wakil Presiden ya," tulis Gibran dalam takarir yang menyertai poster pengumuman.
Dalam poster itu, Gibran mengumumkan bahwa masyarakat bisa langsung datang ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih No 14, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan pengaduannya.
Selain itu, Gibran juga membuka akses WhatsApp pengaduan di nomor 081117042207. Kanal pengaduan ini dibuka setiap Senin-Jumat pukul 08.00-14.00 WIB.
Postingan mengenai pengaduan langsung ini menuai apresiasi dari masyarakat, terbukti dari banyaknya komentar positif di akun Gibran. Postingan itu dikomentari lebih dari 27 ribu orang dan di-like hampir 500.000 orang.
Menyusul postingan tersebut, tersebar juga chat di berbagai grup WA masyarakat mengenai pengaduan oleh Gibran ini. Dalam chat di WA itu disebutkan beberapa contoh masalah yang bisa diadukan.
"Kesulitan menebus Ijazah sekolah, kesulitan menebus akta lahir anak sejak melahirkan di rumah sakit, belum terdaftar dalam program Bansos atau PKH padahal layak untuk mendapatkan bantuan, belum mempunyai BPJS, dll," bunyi postingan yang banyak di-forward di grup WA tersebut.
Selain itu, lanjut postingan WA tersebut, masyarakat juga membawa berkas-berkas penunjang pengaduan mereka, seperti KTP, kwitansi, akta kelahiran, hasil pemeriksaan, surat keterangan dokter dan yang lainnya. Warga juga diminta untuk hadir langsung, kecuali jika sakit maka dapat diwakili atau didampingi.
"Disarankan membawa makanan dan minum sendiri karena di lokasi hanya disediakan air mineral gelas dan makanan kecil. Mengantisipasi antrian panjang dan lama," tulis postingan itu.
Sebelumnya ketika menjabat wali kota Solo, Gibran juga membuka sejumlah kanal pengaduan bagi warga melalui media sosial, WhatsApp, atau bertemu langsung dengan dirinya.
Menurut dia kala itu, sarana aduan ini diperlukan untuk menghilangkan jarak antara masyarakat dan pejabat, serta agar masalah bisa diselesaikan dengan cepat.
Belum diketahui bagaimana Gibran akan memfasilitasi berbagai pengaduan masyarakat sebagai wakil presiden kali ini.
📢 Ikuti kuis CNA Memahami Asia eksklusif di saluran WhatsApp CNA Indonesia. Ayo uji wawasanmu dan raih hadiah menariknya!
Jangan lupa, terus pantau saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk mendapatkan tautan kuisnya 👀
🔗 Cek info selengkapnya di sini: https://cna.asia/4dHRT3V