Skip to main content
Iklan

Indonesia

Mulai 1 Maret, Cek Kesehatan Gratis bisa sebelum hari ulang tahun

Masyarakat juga dapat melakukan pemeriksaan tanpa perlu mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat.

Mulai 1 Maret, Cek Kesehatan Gratis bisa sebelum hari ulang tahun
Seorang dokter melakukan otoskopi pada telinga seorang pria lanjut usia saat cek kesehatan gratis di pusat layanan kesehatan pemerintah di Mampang Prapatan, Jakarta, Indonesia, 10 Februari 2025. (Reuters/Ajeng Dinar Ulfiana)

JAKARTA: Program Cek Kesehatan Gratis tidak lagi terbatas pada bulan ulang tahun peserta mulai 1 Maret 2025.

Masyarakat kini bisa menjalani pemeriksaan gratis kapan saja dalam setahun, tanpa terikat tanggal lahir.

"Kita mulai Maret ini sudah tidak lagi harus pada saat tanggal ulang tahun. Jadi, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan satu kali dalam setahun, kapan saja," beber Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, di Jakarta, Selasa (4/3), dikutip Antara.

Selain itu, masyarakat kini bisa langsung mendatangi fasilitas kesehatan terdekat tanpa perlu mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat. Namun, Kemenkes tetap menyarankan penggunaan aplikasi tersebut karena di dalamnya terdapat kuesioner untuk skrining awal.

"Kalau bingung mendaftar, bisa langsung datang saja ke fasilitas kesehatan terdekat. Sebenarnya kami tetap berharap masyarakat mengunduh Satu Sehat karena di situ ada pertanyaan awal yang memudahkan proses pemeriksaan," jelas Nadia.

Perubahan aturan ini dilakukan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat. Nadia mencontohkan, sebelumnya ada kendala ketika seseorang mengantar anggota keluarganya yang berulang tahun, tetapi ia sendiri tidak bisa ikut menjalani pemeriksaan karena bukan bulan ulang tahunnya.

"Kita melihat ada yang datang mengantar orang tua atau anaknya, tapi dia sendiri tidak bisa periksa karena belum waktunya ulang tahun. Maka dari itu, kita buka aksesnya untuk semua," katanya.

Hasil pemeriksaan tetap dapat diunduh melalui Satu Sehat Mobile. Namun, bagi yang kesulitan menggunakan aplikasi, pendaftaran juga bisa dilakukan melalui WhatsApp. Kemenkes mengirimkan pesan berisi tautan ke kuesioner awal saat ulang tahun peserta.

Hingga 4 Maret 2025, jumlah pendaftar program ini mencapai 360 ribu orang, dengan 169 ribu di antaranya telah menyelesaikan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan