Skip to main content
Iklan

Indonesia

MUI desak pemerintahan Prabowo tolak atlet senam artistik Israel berlaga di Indonesia

Kehadiran atlet Israel bisa memicu polemik dan kemarahan publik, karena bertentangan dengan posisi konstitusional Indonesia yang mendukung Palestina.

MUI desak pemerintahan Prabowo tolak atlet senam artistik Israel berlaga di Indonesia
Para pengunjuk rasa melambaikan bendera Palestina dalam aksi di Jakarta pada 27 Juli 2024, untuk mendukung warga Palestina di Gaza. (AP Photo/Tatan Syuflana)

JAKARTA: Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menolak keikutsertaan tim senam artistik Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta pada 19–25 Oktober 2025.

 

Desakan ini disampaikan MUI sebagai bentuk penegasan komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan konsistensi kebijakan luar negeri yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan agar pemerintah tidak memberi izin bagi atlet Israel bertanding di Indonesia.

“Saya sangat gigih untuk mencegah supaya tidak ada tim olahraga, termasuk sepak bola U-20 atau pun senam artistik, yang diikuti oleh Israel. Saya sudah pernah menyampaikan agar pemerintah sejak awal mengantisipasi hal-hal seperti ini,” ujar Sudarnoto dikutip Bisnis, Rabu (8/10).

Ia menilai kehadiran atlet Israel di Indonesia bisa memicu polemik dan kemarahan publik, karena dianggap bertentangan dengan posisi konstitusional Indonesia yang mendukung Palestina.

“Komitmen ini jangan diganggu oleh siapa pun. Jangan sampai event seperti perlombaan senam justru menimbulkan kemarahan publik dan merusak kepercayaan masyarakat yang selama ini mendukung perjuangan Palestina,” ujarnya menambahkan.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, juga menyerukan agar semua pihak menolak kedatangan atlet gimnastik Israel. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk dukungan terhadap pembebasan Palestina serta upaya menjaga nama baik dan independensi olahraga Indonesia di mata dunia.

RESPONS FEDERASI ISRAEL

Sementara itu, Federasi Senam Israel mengklaim telah mendaftarkan diri dalam kejuaraan tersebut dan menyatakan bahwa mereka telah berkomunikasi langsung dengan penyelenggara.

“Kami berkomunikasi langsung dengan penyelenggara dan yakin bahwa pertimbangan eksternal tidak akan memengaruhi olahraga ini,” kata juru bicara Federasi Senam Israel kepada Jewish News Syndicate (JNS).

JNS juga melaporkan bahwa Indonesia telah memberi tahu federasi senam Israel bahwa atlet Israel akan diterima di kompetisi itu. Salah satu pesenam andalan Israel adalah Artem Dolgopyat, peraih medali emas dan perak Olimpiade 2020 Tokyo dan 2024 Paris.

Pada 2023, Indonesia juga sempat menolak kedatangan tim Israel untuk berlaga dalam Piala Dunia U-20. Keputusan itu membuat FIFA membatalkan turnamen yang seharusnya digelar di Indonesia.

MUI menegaskan, situasi serupa harus dihindari dengan mengambil langkah tegas sejak awal agar Indonesia tidak kembali kehilangan kepercayaan internasional, sambil tetap konsisten pada komitmen moral dan politik mendukung Palestina.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan