Muhammadiyah umumkan Idul Fitri 10 April 2024. Apa acuannya?
Sepanjang 20 tahun terakhir, Indonesia pernah merayakan Hari Raya Idul Fitri beda hari sebanyak empat kali.
JAKARTA: Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu 10 April 2024.
Keputusan tersebut berdasar Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Berdasarkan data yang dikutip dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H, tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam tanggal 9 April 2024 M di Yogyakarta (-07° 48′ LS dan 2 = 110° 21′ BT) +06° 08′ 28″ (hilal sudah wujud), dan di Wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam Bulan berada di atas ufuk.
Dalam keterangannya di YouTube Muhammadiyah Channel, Minggu (7/4/2024), Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Muhammadiyah tidak bermaksud mendahului siapa pun dengan pengumuman terkait penetapan Idul Fitri 1445 H.
Pemerintah masih menunggu sidang isbat yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Selasa besok untuk menetapkan kapan Idul Fitri 1445 H
Kementerian Agama juga melakukan pemantauan terhadap hilal atau rukyatulhilal di berbagai provinsi.
Muhammadiyah, kata Haedar, tidak ingin berpolemik mengenai tanggal Idul Fitru 1445H.
Ke depan Haedar berharap adanya satu kalender Hijriyah yang bersifat global.
“Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) ini nantinya jika diberlakukan secara global, maka tidak akan ada lagi terjadi perbedaan penetapan bulan-bulan krusial seperti Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah,” jelas Haedar.
Sepanjang periode 20 tahun terakhir, Indonesia pernah merayakan Hari Raya Idul Fitri beda hari empat kali.
Tahun-tahun tersebut adalah pada 2006, 2007, 2011, dan 2023.