Antisipasi kepadatan arus balik mudik, Menhub usulkan WFH Selasa dan Rabu
Jumlah pemudik pada Lebaran 2024 mencapai 193,6 juta orang yang setara dengan 71,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.
JAKARTA: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengemukakan usul untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah untuk meredakan kepadatan saat arus balik Lebaran 2024.
"Kami sedang mengusulkan kepada Pak Presiden untuk menerapkan work from home pada hari Selasa dan Rabu," ujarnya saat acara Halal Bi Halal Idul Fitri 2024 di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (11 April), kepada Kompas.com.
Puncak arus balik mudik diperkirakan akan terjadi pada 14-15 April 2024.
Diharapkan, dengan menerapkan WFH selama dua hari pada Selasa (16 April) dan Rabu (17 April) dapat mengurangi kepadatan di jalan.
"Kami melihat bahwa waktu yang tersedia sangat singkat dibandingkan dengan waktu mudik. Oleh karena itu, kami akan melakukan manajemen untuk memastikan situasi menjadi lebih rileks," tambah menteri berusia 67 tahun tersebut.
Meskipun demikian, Menteri Budi menyatakan kebijakan WFH ini masih berupa usulan dan akan segera disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia berharap agar Jokowi menyetujui usulan ini.
"Ini masih dalam tahap diskusi, masih dalam tahap usulan, semoga Presiden setuju. Jika itu berhasil (disetujui), maka para pekerja dapat bekerja secara daring dari lokasi masing-masing," katanya.
Jumlah pemudik pada Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H mencapai 193,6 juta orang. Angka ini setara dengan 71,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.