Skip to main content
Iklan

Indonesia

H-5 Lebaran: 72% pemudik belum tinggalkan Jakarta

Puncak arus mudik diprediksi 18 Maret. Polisi siapkan one way nasional serta tol fungsional Japek Selatan, Bocimi, Solo–Jogja, Probolinggo–Paiton dan Semarang–Bawen.

H-5 Lebaran: 72% pemudik belum tinggalkan Jakarta

Pemudik dengan motor melewati monumen di Cirebon, Jawa Barat, yang memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam mengemudi pada 8 April 2024. (Foto: CNA/Wisnu Agung Prasetyo)

JAKARTA: Mayoritas kendaraan pemudik masih berada di wilayah Jakarta hingga hari keempat Operasi Ketupat 2026. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat baru sekitar 28 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan yang telah meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan sebagian besar kendaraan pemudik diperkirakan masih akan bergerak dalam beberapa hari ke depan.

“Proyeksi 3,5 juta kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta ke Trans Jawa, Jawa Barat hingga ke Cikupa, Banten sampai Sumatera, sampai sekarang 28 persen yang sudah meninggalkan Jakarta. Oleh sebab itu, kami masih mengelola kurang lebih 72% lagi,” kata Agus dikutip Okezone, Selasa (17/3).

Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan pergerakan terbesar menuju wilayah Jawa Tengah.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri berencana menerapkan skema rekayasa lalu lintas berupa one way nasional.

“Bahwa puncak arus mudik yang akan diperkirakan adalah tanggal 18. Jadi tanggal 18 itu nanti antara jam 10 sampai jam 12 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pengalihan jalur melalui tol fungsional di beberapa ruas untuk membantu memecah kepadatan kendaraan.

Irjen Agus menjelaskan salah satu pengalihan dilakukan melalui tol fungsional di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan.

“Ada juga pengalihan tol fungsional ya di Japek Selatan. Nanti ini sangat strategis untuk memecah pada saat arus balik, jadi Sadang sampai ke Deltamas sampai Setu ini bisa digunakan,” jelasnya.

Tol fungsional juga difungsikan di sejumlah wilayah lain, termasuk di ruas Bocimi dari Parungkuda hingga Karangtengah.

“Termasuk di Bocimi, Parungkuda sampai Karangtengah sehingga nanti yang harusnya jalan arteri Cibadak ini nanti bisa terurai,” urainya.

Selain itu, ruas tol fungsional juga disiapkan di beberapa wilayah lain seperti Solo–Jogja, Probolinggo hingga Paiton, serta Semarang–Bawen sampai Ambarawa.

Secara keseluruhan, total pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.

Kementerian Perhubungan mencatat mobil pribadi diperkirakan menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan dengan jumlah sekitar 76,24 juta orang.

Diikuti sepeda motor sebanyak 24,08 juta orang dan bus sekitar 23,34 juta orang.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan