Skip to main content
Iklan

Indonesia

Minum teh dan kopi setiap hari merusak ginjal? Cek faktanya

Oksalat dalam teh serta kafein dalam kopi jika dikonsumsi berlebihan disebut-sebut bisa menganggu fungsi ginjal.

JAKARTA: Teh dan kopi adalah dua minuman yang tak pernah absen dalam keseharian banyak orang.

Keduanya sering dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari, baik sebagai teman bekerja, bersantai, maupun penunda kantuk.

Namun, muncul kekhawatiran benarkah kebiasaan minum teh dan kopi setiap hari bisa merusak ginjal?

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Data dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa 5 dari 10 orang mengonsumsi kopi setiap harinya. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan kebiasaan ini dengan risiko gangguan fungsi ginjal, terutama karena kandungan oksalat dalam teh dan kafein dalam kopi.

Oksalat adalah senyawa alami yang terdapat dalam banyak makanan berbasis tanaman, termasuk teh. Jika dikonsumsi berlebihan dan tidak dikeluarkan dengan baik oleh tubuh, oksalat berpotensi membentuk batu ginjal.

Sementara itu, kafein yang terdapat dalam kopi disebut-sebut bisa mempercepat penurunan fungsi ginjal dalam jangka panjang.

JAWABAN DOKTER

Dokter spesialis penyakit dalam dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Bramantya Wicaksana SpPD, menilai anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

"Terkait dengan statement apakah minum teh dan kopi bisa menyebabkan gangguan ginjal, belum tepat ya," jelasnya kepada Kompas.com.

Menurut Bramantya, yang justru perlu diwaspadai adalah kandungan gula dalam teh dan kopi instan, bukan teh atau kopinya itu sendiri.

Konsumsi gula berlebihan, terutama dari minuman siap saji, berisiko menyebabkan diabetes melitus—penyebab utama dari kerusakan ginjal kronis.

"Jadi harus ditilik kembali kandungan dari minuman yang akan kita minum," tambahnya.

Menariknya, beberapa studi terbaru justru menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dan kopi dalam jumlah moderat dapat memberikan efek protektif bagi kesehatan ginjal. Konsumsi 3–4 cangkir kopi atau teh setiap hari tidak ditemukan memengaruhi fungsi ginjal secara negatif pada orang sehat.

Spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, dr. Lydia Dorothea Simatupang, SpPD, Subsp GH(K), FINASIM, juga menekankan pentingnya konsumsi air putih yang cukup setiap hari.

"Jangan seluruhnya isinya kopi dan teh, air putih juga harus. Saya sih kasih batasan 1-3 gelas kopi atau teh masih oke," ujarnya kepada detikHealth.

Secara umum, tubuh memerlukan 1,5 hingga 2 liter cairan per hari untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan