Skip to main content
Iklan

Indonesia

Menteri PU tepis klaim fantastis Jakarta-Bandung cuma 45 menit lewat tol Japeksel

Tol Japeksel menjadi jalur alternatif menuju Jawa Barat bagian selatan, termasuk kawasan wisata di Bandung, Lembang, dan Ciwidey.

Menteri PU tepis klaim fantastis Jakarta-Bandung cuma 45 menit lewat tol Japeksel
Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan). (Dok PT Waskita Beton Precast Tbk)

JAKARTA: Klaim PT Waskita Karya (Persero) Tbk bahwa perjalanan Jakarta–Bandung bisa ditempuh hanya dalam 45 menit melalui Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japeksel) menuai respons dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Dody mengakui bahwa proyek Japeksel akan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Namun, ia menilai pernyataan 45 menit untuk jarak penuh Jakarta–Bandung tidak sesuai dengan perhitungan teknis.

Menteri berusia 59 tahun itu menyatakan pihaknya tengah mendalami klaim tersebut melalui klarifikasi dan pembahasan bersama pihak kontraktor.

“Itu lagi kita dalami sama-sama Waskita. Kayanya bukan (45 menit Jakarta–Bandung),” kata Dody dikutip detikOto di Kantor Lemhannas, Jakarta, Senin (17/11).

WAKTU 45 MENIT BERLAKU UNTUK JATIASIH-SADANG

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menjelaskan bahwa durasi 45 menit hanya berlaku untuk jarak Gerbang Tol Jatiasih hingga Sadang sejauh 62 kilometer, bukan keseluruhan rute Jakarta–Bandung.

“Dari Jatiasih sampai Sadang 62 km, itu logis kalau 45–46 menit,” ujarnya.

“Kalau dari Pasteur (Bandung) ke Jatiasih (Jakarta), jaraknya sekitar 132 km,” tambahnya.

Dengan asumsi kecepatan rata-rata 80 km/jam, perhitungan 45 menit dinilai wajar hanya untuk segmen tersebut. Untuk rute penuh, waktu perjalanan tetap melebihi satu jam tergantung kondisi lalu lintas.

Hingga November 2025, pembangunan Tol Japeksel mencapai progres 92,23 persen. Ruas Bojongmangu–Sadang sepanjang 31,25 km di Kabupaten Karawang ditargetkan selesai pada pertengahan 2026. 

Proyek ini diharapkan mengurai kemacetan di Tol Jakarta–Cikampek eksisting dan menjadi jalur alternatif menuju Jawa Barat bagian selatan, termasuk kawasan wisata di Bandung, Lembang, dan Ciwidey.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyebut keberadaan Japeksel akan memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

“Tol Japeksel akan mengurangi kepadatan lalu lintas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama sektor pariwisata,” ujarnya.

“Wisatawan akan lebih mudah menjangkau destinasi kuliner dan wisata di Bandung dan sekitarnya,” lanjutnya.

Setelah rampung, pengguna jalan akan memiliki tiga pilihan rute tol Jakarta–Bandung yaitu Tol Jakarta–Cikampek (eksisting), Tol Jakarta–Cikampek Elevated (MBZ), dan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japeksel)

Ketiganya diharapkan dapat memperlancar konektivitas dan mendistribusikan arus kendaraan dengan lebih efisien.

Source: Others/ew/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan