Skip to main content
Iklan

Indonesia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi jadi pionir pertama berkantor di IKN

Kebutuhan dasar air dan listrik Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tetap terpenuhi dalam skala kecil walau secara keseluruhan dua kebutuhan dasar itu belum ada di IKN.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi jadi pionir pertama berkantor di IKN
Progres pembangunan Istana Negara IKN pada bulan Juli 2024. (AFP/Yasuyoshi Chiba)

IKN: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjadi sosok pertama dari Kabinet Indonesia Maju yang berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menhub Budi dilaporkan mulai berkantor di IKN sejak Kamis (11 Juli).

Dia telah menempati Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) atau rumah dinas nomor 8 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Beberapa rapat bahkan telah dilangsungkan di rumah dinas teranyarnya itu.

“Sudah dua hari ini saya berdinas di rumah jabatan Menteri di IKN," ungkap Menhub kepada Liputan 6, Sabtu (13 Juli).

Sepanjang berkantor di Nusantara, Menhub mengadakan beberapa rapat dengan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Silvia Halim, dan Direktur Pembangunan Jalan Kementerian PUPR, Wida Nurfaida, pada Jumat sore (12 Juli).

"Selama itu pula, saya telah melakukan sejumlah rapat dan koordinasi dengan beberapa pihak untuk membahas isu-isu terkait kesiapan infrastruktur transportasi di IKN,” jelasnya.

Rapat tersebut membahas mulai dari progres pembangunan infrastruktur Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom, rencana uji coba ART, rencana implementasi manajemen lalu lintas saat upacara Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2024, hingga dukungan Ditjen Perhubungan Darat dalam pembangunan IKN.

Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyampaikan kepada Kompas.com bahwa Menhub hanya tiga hari berkantor di IKN.

Menteri berusia 67 tahu itu telah kembali ke Jakarta kemarin Sabtu.

Mengenai belum tersedianya air dan listrik di IKN, Adita mengatakan hal tersebut tidak menjadi masalah selama Budi Karya berkantor di IKN.

"Kebutuhan dasar tetap terpenuhi. Kami berkantor di sini kan skala kecil ya, dan sementara. Jadi bisa diatasi sementara juga," ucapnya.

Kementerian PUPR menyampaikan bahwa sebanyak 14 dari 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri disiapkan untuk perayaan 17 Agustus di Nusantara, Kalimantan Timur.

Dari 14 rumah tersebut, empat Rumah Tapak Menteri sudah siap dan fungsional, termasuk furniturnya.

10 Rumah Tapak Menteri lainnya akan dilengkapi dengan perangkat dan furnitur oleh Kementerian PUPR pada Juli.

Progres pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri secara keseluruhan hingga 4 Juli telah mencapai 94,65 persen.

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan