Menpora Dito dan PSSI bantah pemain naturalisasi Timnas Indonesia pegang paspor ganda
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Peter Gontha, mengaku malu melihat 9 pemain timnas adalah warga asing yang dinaturalisasi.
JAKARTA: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo membantah tudingan terkait pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang diduga memiliki paspor ganda.
Polemik mengenai pemain naturalisasi yang diduga berpaspor ganda ini sempat menjadi perbincangan hangat, setelah Mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Peter Gontha, mengungkapkan dugaan tersebut di media sosial.
Peter mengeklaim bahwa beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih memegang paspor negara asal mereka.
Salah satu pernyataan kontroversial yang ia sampaikan adalah bahwa status Warga Negara Indonesia (WNI) pemain tersebut bersifat sementara, dan setelah tidak lagi bermain untuk Timnas Indonesia, mereka akan melepaskan kewarganegaraan Indonesia.
Menurut Peter, hal ini adalah sesuatu yang memalukan melihat 9 pemain timnas adalah warga asing yang dinaturalisasi.
"Apakah Ada tahu bahwa naturalisasi mereka hanya sementara? Karena mereka punya dua paspor, nanti setelah selesai bermain di Indonesia, mereka akan melepas status WNI mereka. Saya tahu," kritik Peter melalui akun Facebooknya.
Pengusaha berusia 76 tahun itu menilai tidak mungkin pemain naturalisasi itu akan melepas tunjangan sosial mereka dari negara sebelumnya begitu saja. ​​
Menanggapi hal ini, Dito Ariotedjo dengan tegas menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar.
"Saya bisa pastikan itu tidak benar, karena setiap proses naturalisasi pasti melalui pengecekan faktual," kata Dito saat berbicara kepada BolaSport.com di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).
Menteri berusia 33 tahun itu juga memastikan bahwa seluruh pemain naturalisasi Timnas Indonesia telah memiliki paspor Indonesia.
"Jadi, semuanya sudah memegang paspor Indonesia," tekan Dito.
Dito menambahkan bahwa seluruh proses naturalisasi telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Hal ini sejalan dengan pernyataan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, yang sebelumnya juga menepis tudingan Peter Gontha.
Arya bahkan menilai bahwa pernyataan Peter seolah bertujuan untuk melemahkan Timnas Indonesia, yang saat ini tengah berprestasi dan berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C.
"Ada yang bertanya soal paspor? Yang jelas, selama masih di Indonesia, mereka menggunakan paspor Indonesia, dan saat keluar negeri juga pakai paspor Indonesia. Sudahlah, jangan membuat kontroversi yang tidak benar," kritik Arya dikutip oleh Warta Kota.
Arya juga mengajak masyarakat untuk bangga terhadap Timnas Indonesia.
"Proses dari tahap muda hingga senior berjalan dengan baik. Jadi, mari kita bangga dengan Timnas kita, bangga dengan merah putih, jangan mencari alasan atau mengaburkan sesuatu yang sudah baik untuk bangsa kita," tutup Arya.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini