Menko Airlangga: Garuda sudah bayar DP untuk pesawat Boeing, tapi belum deal
Garuda tengah menyusun strategi ekspansi jangka panjang, dengan target menambah armada menjadi 120 pesawat dan membuka 100 rute baru.
JAKARTA: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa maskapai nasional Garuda Indonesia belum menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pembelian 50 pesawat Boeing asal Amerika Serikat, meski sudah melakukan pembayaran uang muka (DP).
“Terkait pesawat Boeing belum deal, tapi sudah DP,” kata Airlangga dikutip Pasardana saat Sosialisasi Kebijakan Tarif Resiprokal AS dan Optimalisasi Perdagangan dan Investasi di Jakarta, Senin (21/7).
Airlangga tidak merinci besaran DP yang telah dibayarkan, namun menegaskan bahwa prosesnya masih dalam tahap negosiasi business-to-business (B2B) antara Garuda Indonesia dan Boeing.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut pembelian pesawat Boeing ini sebagai bagian dari negosiasi dagang dengan Amerika Serikat, termasuk dalam konteks pembahasan tarif impor bersama Presiden AS Donald Trump.
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat hubungan dagang sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi ekspor Indonesia.
Corporate Secretary Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto, mengatakan bahwa komunikasi dengan Boeing sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, bahkan sebelum isu tarif impor mencuat.
“Penjajakan transaksi antara Garuda dan Boeing sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir,” ujar Cahyadi.
Garuda tengah menyusun strategi ekspansi jangka panjang, dengan target menambah armada menjadi sekitar 120 pesawat dan membuka 100 rute baru, dua pertiganya merupakan rute domestik.
Meski belum mengungkapkan rincian pesawat yang akan dibeli, Cahyadi menyebut bahwa pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 kemungkinan akan mendominasi.
Saat ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 77 pesawat, terdiri dari 45 unit Boeing 737-800NG (narrow body), Boeing 777-300ER, Airbus A330-200/300, dan A330-900neo (wide body) dengan rata-rata usia armada Garuda kini mencapai 13,06 tahun.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.