Skip to main content
Iklan

Indonesia

Viral MBG TV bersiap mengudara di 13 provinsi dan 93 kabupaten/kota, apa kontennya?

Badan Gizi Nasional membantah keterlibatan dalam pengelolaan atau peluncuran MBG TV.

Viral MBG TV bersiap mengudara di 13 provinsi dan 93 kabupaten/kota, apa kontennya?

Audiensi jajaran Dewan Pimpinan Nasional Forum Jupnas Gizi Indonesia dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Letjen TNI (HOR) Lodewyk Pusung pada 19 Februari 2026 memperkenalkan MBG TV. (Jupnas Gizi News Portal)

JAKARTA: Viral di media sosial kemunculan MBG TV yang diklaim siap mengudara di 13 provinsi dan 93 kabupaten/kota, namun Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak memiliki kaitan dengan kanal tersebut.

Kanal ini disebut akan tersedia melalui layanan live streaming di JupnasGizi.com dan menjangkau 13 provinsi, yakni Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, serta Maluku melalui kerjasama dengan stasiun televisi lokal.

Di Provinsi Jawa Barat, MBG TV bekerja sama dengan Bandung TV sementara itu CTV Banten akan memperluas distribusi siaran MBG TV ke wilayah strategis Jabodetabek, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, termasuk wilayah administratif Kepulauan Seribu

Informasi mengenai peluncuran MBG TV pertama kali dipublikasikan di laman resmi Forum Jurnalis Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Indonesia (Jupnas Gizi News Portal). 

Kanal tersebut diperkenalkan saat Ketua Forum Jupnas Gizi Indonesia Rival Achmad Labbaika melakukan audiensi dengan Wakil Kepala BGN Letjen TNI (HOR) Lodewyk Pusung di Gedung BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

MBG TV disebut sebagai sarana edukasi terkait program Makan Bergizi Gratis, peningkatan kesadaran gizi masyarakat, serta sosialisasi kebijakan ketahanan pangan. Kanal ini juga diklaim bertujuan memperluas literasi publik mengenai kualitas gizi menuju Generasi Emas Indonesia.

BGN TEGASKAN TIDAK TERLIBAT

Meski demikian, Badan Gizi Nasional membantah keterlibatan dalam pengelolaan atau peluncuran MBG TV.

“Bukan punya BGN, BGN tidak mengetahui soal MBG TV,” kata Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang kepada Kompas.com, Kamis (26/2).

Nanik menyebut pihaknya telah mengonfirmasi informasi tersebut kepada Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Ini sudah saya konfirmasi ke Kepala Badan juga enggak tahu,” lanjutnya.

Ia memastikan seluruh program yang berjalan di MBG TV tidak memiliki kaitan dengan BGN.

“Tidak ada kaitan apapun dengan BGN,” tegas Nanik.

BGN juga menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap konten yang diproduksi dalam kanal tersebut.

“BGN tidak bertanggung jawab terhadap content MBG TV,” jelasnya.

Secara terpisah, Dadan Hindayana menyampaikan bahwa kemunculan MBG TV merupakan inisiatif masyarakat dan bukan bagian dari struktur resmi BGN.

“Inisiatif masyarakat umum. Sejauh ini tidak ada kaitan dengan struktur formal BGN,” katanya.

 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan