Mata kanan dicongkel, PMI Diah Ayu disiksa sesama orang Indonesia di Malaysia
Telinga kiri korban juga digunting disertai sejumlah luka lain di wajah serta tubuh.
KUALA LUMPUR: Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia bernama Diah Ayu Kurniasari (DAK) menjadi korban kekerasan brutal yang dilakukan oleh sesama Warga Negara Indonesia (WNI).
Kasus ini memicu keprihatinan luas setelah foto kondisi korban beredar di media sosial.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, mengatakan bahwa percobaan pembunuhan tersebut terjadi pada 7 Oktober 2025.
“Dari komunikasi, diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan, berinisial DAK, mengalami penyiksaan oleh sesama WNI dengan alasan pribadi pada 7 Oktober 2025. Atas bantuan warga setempat, korban kemudian dibawa ke RS Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan,” ujar Judha kepada Kumparan, Rabu (15/10).
Judha tidak merinci masalah pribadi yang dimaksud.
KORBAN DITEMUKAN SEKARAT DI JALAN TOL
PMI asal Blitar, Jawa Timur itu ditemukan dalam kondisi sekarat dan mengenaskan di salah satu ruas jalan tol di Malaysia. Ia menderita luka berat di wajah, tangan, dan tubuhnya setelah dianiaya oleh pelaku.
Dalam unggahan akun Instagram anggota DPR non aktif Uya Kuya tampak kondisi korban dengan luka parah yaitu mata kanan dicongkel, mata kiri dijahit, telapak tangan serta telinga kiri digunting, dan sejumlah luka lain di wajah serta tubuh.
Judha menyebut, hingga saat ini enam pelaku telah ditangkap dan ditahan untuk kepentingan penyelidikan.
“Enam pelaku terdiri dari tiga WNI dan tiga pemegang IC (identity card) Malaysia. Dari investigasi awal, diperoleh indikasi pelaku utama adalah WNI,” ungkapnya.
Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Kuala Lumpur akan terus memantau proses hukum kasus ini. Pemerintah juga telah menyiapkan pendampingan hukum bagi korban selama perawatan dan proses penyidikan berlangsung.
“KBRI akan terus memantau proses kasus dimaksud, termasuk pendampingan hukum bagi korban,” kata Judha.