Skip to main content
Iklan

Indonesia

Rute LRT Jakarta diperpanjang hingga Dukuh Atas, berapa tarifnya?

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pengguna dari Pondok Labu bisa mencapai Kelapa Gading kurang dari sejam. Pemprov juga menyiapkan rute baru menuju JIS dan Stasiun Whoosh Halim.

JAKARTA: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tengah gencar merealisasikan perluasan jaringan transportasi publik berbasis rel di ibu kota. Menyusul pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang sudah hampir selesai, pemerintah kini menyiapkan perpanjangan jalur hingga Dukuh Atas, sekaligus merancang dua lintasan baru menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan Stasiun Whoosh Halim.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan LRT Jakarta diharapkan menjadi proyek yang membawa perubahan besar terhadap sistem transportasi ibu kota. Menurutnya, konektivitas antarmoda akan semakin baik sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.

"Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legasi yang mengubah wajah Jakarta. Karena selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi kemacetan yang luar biasa," kata Pramono saat meninjau proyek LRT Jakarta, Selasa (14/7), dikutip dari Antara.

Saat ini progres pembangunan jalur Kelapa Gading-Manggarai telah mencapai 95 persen. Jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut ditargetkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026. Proyek itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp11,5 triliun.

Usai jalur tersebut beroperasi, Pemprov Jakarta akan langsung melanjutkan pembangunan LRT hingga Dukuh Atas. Jalur tambahan sepanjang sekitar 2 kilometer itu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp2,7 triliun dan ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027 serta rampung pada 2028.

Pramono menjelaskan proyek menuju Dukuh Atas dapat dikerjakan lebih cepat karena tidak memerlukan pembebasan lahan.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan kajian teknis dan penyusunan trase masih berjalan. Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada awal 2027.

"Untuk pembangunan lanjutan, kita akan mulai di awal 2027. Kajiannya sudah berjalan di kami dan juga kajian teknisnya. Jadi kami kejar akhir tahun ini, awal tahun kita mulai pekerjaannya," kata Iwan, dikutip dari Kompas.

LRT Jakarta (Dok. Waskita Karya)

PERKUAT KONEKTIVITAS

Pramono optimistis kehadiran jalur baru akan memperkuat konektivitas dengan MRT dan moda transportasi lain. Ia mencontohkan masyarakat dari Pondok Labu yang ingin menuju Kelapa Gading nantinya cukup menggunakan MRT lalu berganti ke LRT dengan waktu tempuh kurang dari satu jam.

"Kalau itu terjadi, kita bisa membayangkan teman-teman yang dari Pondok Labu, Jakarta Selatan, ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam. Karena dari Pondok Labu naik MRT kemudian ganti naik LRT, kurang lebih satu jam lah," kata Pramono.

Ia menambahkan jaringan transportasi akan semakin terhubung apabila pembangunan MRT dari utara ke selatan hingga Kota Tua telah rampung.

"Nantinya akan menjadi lebih lengkap kalau MRT dari utara ke selatan selesai sampai Kota Tua. Maka konektivitas di Jakarta akan menjadi semakin baik dan transportasi di Jakarta menjadi lebih nyaman," ujar Pramono.

Pramono juga memperkirakan jumlah penumpang LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dapat mencapai sekitar 80.000 orang per hari ketika layanan telah beroperasi normal.

Meski pembangunan jalur Manggarai-Dukuh Atas menggunakan APBD, Pemprov DKI tidak ingin seluruh pengembangan jaringan LRT hanya bergantung pada anggaran daerah. Pemerintah membuka peluang pembiayaan melalui skema creative financing, termasuk kerja sama komersial di 11 stasiun LRT melalui penjualan hak penamaan atau naming rights.

Pengembangan LRT juga tidak berhenti di Dukuh Atas. Setelah proyek tersebut selesai, Pemprov DKI telah menyiapkan dua jalur baru menuju JIS dan Stasiun Whoosh Halim.

"Yang satu ke JIS, yang sebenarnya trayeknya sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan. Yang satu lagi ke KCIC, ke Whoosh Halim. Kalau dua itu terkoneksi maka konektivitasnya akan semakin baik," kata Pramono.

Menurutnya, kedua proyek tersebut juga akan memanfaatkan skema creative financing dengan melibatkan pihak swasta. "Untuk dua itu kita perbolehkan creative financing, kerja sama dengan siapa pun yang ingin membangun Jakarta. Saya yakin karena menjadi trayek yang padat, banyak orang yang bersedia dan mau," ujarnya.

BERAPA TARIFNYA?

Terkait tarif, Pramono mengatakan besaran harga tiket akan ditentukan setelah melalui perhitungan. Namun, ia memastikan tarif tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat.

"Berapa pun tarifnya nanti akan diputuskan. Tapi intinya bahwa tiketnya tentunya tetap harus terjangkau oleh masyarakat," kata Pramono.

Pemprov DKI juga tengah menyiapkan sistem pembayaran yang terintegrasi dengan moda transportasi lain. Salah satu skema yang disiapkan memungkinkan masyarakat cukup membayar satu kali untuk berpindah moda transportasi, mulai dari MRT, LRT Jakarta hingga Transjakarta.

Di sisi lain, Jakpro memastikan jalan dan trotoar yang terdampak pembangunan LRT akan dipulihkan secara bertahap menjelang peresmian jalur baru.

"Rawamangun sudah kami bersihkan, kemudian aspalnya dan trotoar yang terdampak kami rapikan. Tentunya standarnya sesuai dengan Bina Marga. Ini akan menjadi tanggung jawab Jakpro," kata Iwan.

Ia juga memastikan seluruh proses perizinan operasional menuju Manggarai masih berjalan sehingga saat diresmikan pada Agustus mendatang, LRT sudah dapat melayani penumpang hingga Stasiun Manggarai.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan