Skip to main content
Iklan

Indonesia

Korban tewas kecelakaan KRL-Argo Bromo di Bekasi jadi 16 orang, ini daftar lengkapnya

Total korban dalam insiden kecelakaan ini mencapai 106 orang, dengan 90 orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas kecelakaan KRL-Argo Bromo di Bekasi jadi 16 orang, ini daftar lengkapnya

Upaya evakuasi korban tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa dini hari, 28 April 2026. (Foto: Reuters/Ajeng Dinar Ulfiana)

BEKASI: Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan kereta KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah setelah satu pasien yang dirawat intensif dinyatakan meninggal dunia. Total korban jiwa kini mencapai 16 orang, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan.

"Informasi kami terima hari ini pukul 11.00 siang ini di RSUD Kota Bekasi, seorang perempuan inisial MC (Mia Citra), usia 25 tahun, meninggal dunia," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (29/4), dikutip dari Antara.

Budi menjelaskan bahwa Mia Citra mengembuskan napas terakhir saat dirawat di RSUD Kota Bekasi. Dengan adanya penambahan tersebut, total korban dalam insiden kecelakaan ini mencapai 106 orang. Dari jumlah itu, 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sebanyak 44 korban luka korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. Sementara 46 korban lainnya masih menjalani observasi dan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

"Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," ucap Budi.

Dari pihak KAI Commuter, vice president corporate secretary Karina Amanda juga menyampaikan duka cita atas bertambahnya korban meninggal. "Kami turut berduka dan berbelasungkawa bahwa penumpang atas nama Mia Citra meninggal dunia di RSUD Bekasi," kata Karina, Rabu (29/4), dikutip dari Liputan6.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kondisi pasien yang sempat dirawat intensif.

"Di ICU tiga orang dan yang satu meninggal, tinggal dua orang lagi tapi mudah-mudahan bisa sembuh," ucap Dedi.

Berikut daftar 16 korban meninggal akibat kecelakaan kereta di Bekasi:

  1. Tuti Aditasari, 31 tahun alamat Cikarang Barat Bekasi
  2. Harum Anjasari, 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur
  3. Nur Alimantun Citra Lestari, 19 tahun, alamat Pasar Jambi
  4. Farida Utami, alamat Cibitung Bekasi
  5. Vica Agnia Fratiwi, 23 tahun, alamat Cikarang Barat
  6. Ida Nuraida, 48 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  7. Gita Septia Wardany, 20 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  8. Fatmawati Rahmayani, 29 tahun, alamat Bekasi Selatan
  9. Arinjani Novita Sari, 25 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi
  10. Nur Ainia Eka Rahmadhynna, 32 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi
  11. Nuryati, 41 tahun
  12. Nurlaela, 39 tahun
  13. Engar Retno Krisjayanti, 35 tahun
  14. Ristuti Kustirahayu
  15. Adelia Rifani
  16. Mia Citra, 25 tahun

Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan telah menyatakan akan memastikan seluruh korban akan mendapatkan penanganan terbaik serta hak sesuai ketentuan yang berlaku. 

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga mendatangi langsung korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4) pagi. Dalam kunjungannya, Presiden menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

"Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kami segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini," kata Presiden Prabowo, dikutip dari Kompas.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan keselamatan transportasi, terutama pada perlintasan sebidang yang masih memiliki potensi risiko tinggi.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ps(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan