Skip to main content
Iklan

Indonesia

KNKT simulasi persinyalan usut kecelakaan kereta Bekasi

Pengujian ini dilakukan untuk menelusuri kemungkinan gangguan teknis dan respons sistem saat tabrakan antara KRL PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek.

KNKT simulasi persinyalan usut kecelakaan kereta Bekasi

Teknisi bekerja mengevakuasi gerbong kereta, setelah tabrakan maut antara kereta komuter dan kereta jarak jauh di Bekasi, pada 28 April 2026. (Foto: CNA/Wisnu Agung Prasetyo)

JAKARTA: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Simulasi itu dilakukan untuk menelusuri kemungkinan penyebab teknis, terutama terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, simulasi tersebut menjadi bagian dari proses investigasi KNKT yang masih berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan pada 27 April yang menewaskan 16 orang dan melukai lebih dari 80 penumpang lainnya. 

"Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif," ucap Dudy dilansir Antara, Senin (4/5).

Dudy meminta masyarakat dan seluruh pihak terkait bersabar serta menghormati proses investigasi KNKT sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut.

"Mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," ujarnya.

Menurut Dudy, hasil investigasi KNKT nantinya akan memuat temuan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan hingga rekomendasi keselamatan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan berkomitmen menjalankan setiap rekomendasi keselamatan yang dihasilkan dari proses investigasi KNKT.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan, perusahaan hadir dalam setiap tahap penanganan pascainsiden Bekasi Timur.

Bobby menyampaikan, KAI saat ini berfokus pada pemulihan operasional, pendampingan pelanggan dan keluarga terdampak, serta penguatan keselamatan perjalanan kereta api.

"Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga (korban insiden Bekasi Timur), serta menjaga keselamatan ke depan," tutur Bobby.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI menyediakan layanan trauma healing melalui telemedicine maupun pendampingan langsung.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi call center di nomor 0812-9660-5747 atau mengunjungi Posko Informasi di Bekasi Timur yang tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew (da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan