Skip to main content
Iklan

Indonesia

Kereta Argo Bromo tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, evakuasi penumpang masih dilakukan

Tabrakan terjadi sangat kencang membuat gerbong depan Argo Bromo Anggrek merangsek masuk ke gerbong belakang KRL.

Kereta Argo Bromo tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, evakuasi penumpang masih dilakukan

Kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4). (Foto:X/TxtdariBekasy)

27 Apr 2026 10:48PM (Diperbarui: 28 Apr 2026 11:44AM)

JAKARTA: Insiden nahas terjadi pada Senin malam (27/4) di stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, saat Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong belakang Kereta Listrik (KRL) Bekasi-Jakarta. Belum diketahui berapa jumlah korban dalam peristiwa ini, upaya evakuasi masih berlangsung.

Seperti diberitakan Antara, insiden ini terjadi menjelang pukul 21.00 WIB. KRL sedang dalam keadaan berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur ketika kereta jarak jauh di jalur yang sama menabrak gerbong perempuan.

Manajer Humas Daop 1 KAI, Franoto Wibowo, mengatakan insiden itu diawali dengan tidak bergeraknya KRL di jalur berbeda karena menabrak taksi. Hal itu membuat kedua jalur tidak steril sehingga KRL di jalur menuju Cikarang terpaksa terhenti di stasiun, lalu ditabrak Argo Bromo Anggrek 4 relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya terhenti," ucap Franoto seperti dikutip kumparan.

Dalam berbagai video yang tersebar di media sosial dan aplikasi pesan, gerbong depan Argo Bromo Anggrek merangsek masuk ke dalam gerbong KRL menunjukkan tabrakan terjadi dengan keras. Gerbong terlihat ringsek dengan kerusakan berat.

Hendri, seorang penumpang yang diwawancara dalam siaran Kompas TV mengatakan suara tabrakannya sangat kencang. "Seperti suara bom, saking kencangnya gitu. Kaget semuanya," kata Hendri.

Dalam video lainnya terlihat KRL sempat bergerak ke depan akibat kencangnya tabrakan, memicu kepanikan di stasiun.

Video lainnya memperlihatkan upaya evakuasi yang dilakukan oleh petugas dan penumpang di awal terjadinya kecelakaan. Beberapa penumpang dilaporkan terjepit di dalam gerbong yang tertabrak. 

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui berapa jumlah korban dalam insiden ini.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi mengatakan prioritas utama saat ini adalah evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan para korban.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan," kata Anne.

Anne mengatakan KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala sesuai perkembangan penanganan di lokasi. Pelanggan yang memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
 

Source: Others/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan