Penerbangan lumpuh, penumpang kereta dari Surabaya naik 88%, KAI tambah kapasitas
KA tambahan berangkat dari Surabaya Pasarturi pukul 14.10 WIB dengan 582 kursi. Kapasitas KA Anggrek juga ditingkatkan menjadi 450 tempat duduk.
Kondektur kereta api Indonesia (Dok KAI Daop 5 Semarang)
SURABAYA: KAI menambah perjalanan dan kapasitas kereta api menuju Jakarta di tengah gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kereta tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir berkapasitas 582 tempat duduk dioperasikan pada Senin (7/9), sementara kapasitas KA Anggrek juga ditambah untuk menampung lonjakan penumpang.
Langkah tersebut dilakukan ketika erupsi Anak Krakatau masih berdampak terhadap transportasi udara di Jakarta, Lampung, dan Bandung.
Hingga Senin siang, operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma dihentikan akibat dampak erupsi, membuat perjalanan darat jarak jauh menjadi pilihan bagi masyarakat yang tetap harus bepergian.
KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengoperasikan KA tambahan relasi Surabaya Pasarturi-Gambir yang berangkat pukul 14.10 WIB.
KA tambahan tersebut menyediakan 582 tempat duduk dengan rangkaian yang terdiri atas tiga gerbong eksekutif dan enam gerbong ekonomi generasi baru atau new generation.
KAI juga menambah kapasitas KA Anggrek, yang sebelumnya bernama KA Argo Bromo Anggrek, untuk keberangkatan pukul 21.15 WIB.
Rangkaian yang sebelumnya menggunakan delapan gerbong eksekutif ditambah menjadi sembilan gerbong dengan total kapasitas 450 tempat duduk.
”Dengan adanya tambahan perjalanan dan peningkatan kapasitas, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” ujar Manajer Hubungan Masyarakat KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, dikutip Kompas, Senin (7/9).
PENUMPANG MELONJAK TAJAM
Penambahan kapasitas dilakukan ketika jumlah penumpang kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta meningkat tajam.
Pada Senin (7/9), sebanyak 6.707 penumpang tercatat melakukan perjalanan menuju Jakarta. Jumlah tersebut melonjak 88 persen dibandingkan Senin (31/8), ketika terdapat 3.562 penumpang.
Kenaikan juga terlihat dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Minggu (6/9), jumlah penumpang dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta tercatat sebanyak 4.669 orang.
Dengan demikian, jumlah penumpang pada Senin meningkat 44 persen dalam sehari menjadi 6.707 orang.
"Jika perbandingan hari Senin (7/9) dengan volume pelanggan pada hari Minggu (6/9) kemarin, peningkatan juga terlihat cukup signifikan. Pada Minggu tercatat sebanyak 4.669 pelanggan dari wilayah Daop 8 Surabaya melakukan perjalanan menuju Jakarta, sedangkan pada Senin mencapai 6.707 pelanggan, atau mengalami peningkatan sebesar 44 persen," ungkap Mahendro.
Menurut Mahendro, KAI terus menyesuaikan kapasitas layanan untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat.
"Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta. Kereta api menjadi salah satu alternatif transportasi yang dipilih masyarakat dalam kondisi saat ini. KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan," ujarnya.
Masyarakat yang hendak menggunakan kereta api selama gangguan penerbangan masih berlangsung diimbau memantau ketersediaan tiket dan jadwal perjalanan terbaru.
Informasi perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs KAI, maupun kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.