KAI Commuter bantah pecat pegawai gara-gara kasus viral tumbler hilang
Penumpang bernama Anita Dewi berkicau di Thread mempersoalkan hilangnya tumbler miliknya di gerbong khusus wanita KRL.
JAKARTA: KAI Commuter Indonesia (KCI) membantah kabar viral pemecatan pegawainya bernama Argi Budiansyah karena hilangnya sebuah tumbler milik penumpang.
VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, menuturkan bahwa pemutusan hubungan kerja di perusahaan tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada prosedur ketenagakerjaan dan mekanisme evaluasi yang wajib dilalui.
“Tidak ada petugas front liner yang dipecat. Kami masih melakukan koordinasi dengan mitra pengelola petugas dan mengevaluasi kasus ini secara menyeluruh,” ungkapnya dikutip detikNews, Kamis (27/11).
Karina menegaskan bahwa evaluasi dilakukan agar insiden serupa tidak terulang. Ia juga mengingatkan bahwa barang bawaan merupakan tanggung jawab pengguna commuter line, meski tiap stasiun menyediakan layanan lost and found dengan prosedur resmi.
"Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan," tegasnya.
KRONOLOGI VIRAL TUMBLER HILANG, UNGGAHAN MELEDAK DI MEDSOS
Kisruh ini bermula dari unggahan seorang penumpang bernama Anita Dewi melalui akun X @anitadwdl. Ia menceritakan bahwa cooler bag berisi tumbler miliknya tertinggal di gerbong khusus wanita saat pulang kerja pada 17 November.
“Tumbler Tuku-ku gone atas ketidak tanggung jawab petugas PT KAI @commuterline. Jadi cerita gini, disclaimer aku minta maaf juga sebelumnya karena faktor lupa jadi ketinggalan cooler bag-ku di bagasi kereta,” tulis Anita dalam unggahannya yang kini sudah viral.
Anita naik commuter line dari Stasiun Tanah Abang pukul 19.00 WIB dan tiba di Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB. Setelah turun, ia baru sadar tasnya tertinggal dan langsung melapor ke petugas keamanan stasiun.
Petugas kemudian menemukan cooler bag tersebut, lengkap beserta tumbler biru yang difoto sebagai bukti. Barang itu diarahkan untuk diambil di Stasiun Rangkas Bitung keesokan harinya.
Saat mengambil cooler bag, Anita mendapati tumbler sudah hilang, meski sebelumnya terlihat utuh dalam foto dokumentasi. Petugas di lapangan mengaku tidak memeriksa isi tas saat serah terima antarpos keamanan.
“Dan… jeng jeng shock berat pas dibuka ko ada yg hilang!!! Tumbler Tuku-ku tidak ada, kecewa,” tulis Anita.
Kekecewaan Anita memicu perhatian warganet, apalagi setelah rumor muncul bahwa salah satu pegawai KCI "dipecat" akibat hilangnya tumbler tersebut.
Pegawai yang disebut-sebut, Argi Budiansyah, kemudian menghubungi suami Anita yang bernama Alvin Harris untuk memberikan klarifikasi. Ia mengunggah ulang isi percakapan tersebut di akun Thread miliknya @argi_bdysh, menegaskan bahwa ia telah berusaha mencari tumbler itu namun tidak berhasil.
Alvin kemudian meminta bukti rekaman CCTV untuk memastikan di mana tumbler tersebut hilang. Ia menegaskan bahwa cooler bag saat ditemukan difoto dalam kondisi lengkap, sehingga ia ingin mengetahui pada titik mana isi tas berubah.
Argi menjelaskan bahwa membuka akses CCTV memerlukan surat kehilangan dari kepolisian dan izin dari pengelola pusat, sehingga prosesnya tidak instan. Alvin menerima penjelasan itu dan meminta proses dilanjutkan sesuai SOP PT KAI.
Di tengah proses itu, Argi mengaku menerima teguran dari manajemen. Dalam unggahan pada 25 November, ia mengatakan dirinya telah dicopot karena kelalaian.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.