Skip to main content
Iklan

Indonesia

Jokowi tidak bantah akan jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Jokowi menyatakan siap menghadiri undangan masyarakat dan PSI saat berkeliling Indonesia, dimulai dari Lampung pada 25 Juni.

Jokowi tidak bantah akan jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Mantan Presiden Jokowi menyampaikan pidato kebangsaan di Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah pada 19 Juli 2025. (Dok. PSI)

SURAKARTA: Presiden ketujuh RI Joko Widodo tidak membantah kabar yang menyebut dirinya akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menduduki posisi Ketua Dewan Pembina.

Saat dimintai tanggapan mengenai isu tersebut, Jokowi mengatakan ada mekanisme internal partai yang harus dilalui sebelum seseorang resmi bergabung dengan PSI.

“Di PSI itu kan ada mekanisme partai yang harus dilalui. Tidak hanya penjaketan aja langsung,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6), dikutip CNN Indonesia.

Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi yang semakin kuat mengenai peran politik Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Meski belum memberikan konfirmasi secara langsung, Jokowi memastikan dirinya siap membantu PSI memenangkan dukungan masyarakat.

“Seperti yang saya sampaikan di Kongres, di Rakernas PSI, saya akan kerja mati-matian untuk PSI,” ujarnya.

Jokowi sebelumnya menghadiri Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar pada Januari lalu.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan siap bekerja keras untuk partai yang kini dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

“Saya pun akan bekerja keras untuk PSI, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” kata Jokowi saat itu.

JAKET PARTAI SIAP DIPAKAIKAN

Jokowi juga mengungkapkan rencananya melakukan perjalanan berkeliling Indonesia dalam waktu dekat.

Menurut dia, kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan masyarakat maupun PSI.

Lampung dijadwalkan menjadi daerah pertama yang akan dikunjungi pada 25-27 Juni, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Yang paling penting undangan dari masyarakat dan dari PSI akan saya hadiri semua,” sebutnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan partainya tengah mempercepat pembentukan struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai persiapan menghadapi verifikasi partai.

Menurut Grace, langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan sebelum Jokowi secara resmi bergabung ke dalam struktur PSI.

“Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat,” kata Grace saat kunjungan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, pekan lalu.

Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengatakan penyematan jaket PSI kepada Jokowi nantinya hanya bersifat seremonial karena kedekatan mantan presiden tersebut dengan PSI sudah terlihat selama ini.

Sementara itu, Ketua Bidang Politik DPP PSI Bestari Barus menyebut keputusan terkait pengumuman Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina berada di tangan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi.

Bestari juga mengakui keterlibatan Jokowi dalam struktur PSI telah menjadi rahasia umum

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan